Ingin Wujudkan Trotoar di Kota Lunpia Lebih Humanis

Minggu, 01 Maret 2015 - 11:31 WIB
Ingin Wujudkan Trotoar...
Ingin Wujudkan Trotoar di Kota Lunpia Lebih Humanis
A A A
KOTA SEMARANG - Keberadaan trotoar yang bagus akan membuat para pejalan kaki nyaman. Ini pula yang akan mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan umum. Selama trotoar kondisinya buruk akan sangat jarang atau bahkan tidak akan ada orang yang mau berjalan kaki di pinggir jalan.

Di Kota Semarang pemerintah kota sudah mempercantik trotoar, dengan juga mengakomodasi penderita tunanetra. Beberapa trotoar di jalan protokol sudah tampak mulus, seperti di Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, dan Jalan MH Thamrin. Namun, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah karena di titik lain trotoarnya masih belum sesuai dengan harapan.

Melihat kondisi tersebut, Theresia Tarigan tergerak untuk ambil bagian dalam menyuarakan hak-hak pejalan kaki. Lewat perkenalannya dengan temannya saat masih kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Ahmad Safrudin, Ketua Koalisi Pejalan Kaki (KPK) pusat Theresia kemudian dipercaya menjadi koordinator wilayah Semarang.

Puput, biasa Ahmad Safrudin disapa, juga merupakan perintis car free day(CFD) di bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. KPK pusat terus berusaha membuka koordinator di banyak daerah di Indonesia. Di Semarang, anggota yang bergabung di komunitas ini masih minim. Koalisi ini sangat terbuka, dan siapa saja dari profesi manapun bisa bergabung.

Tidak perlu mendaftar resmi karena ini merupakan wadah bagi para relawan. KPK Semarang sudah menggelar dua aksi, yang pertama pada 6 Februari lalu di Bundaran Jalan Pahlawan Semarang. Adapun aksi kedua di trotoar RSUP Dr Kariadi Semarang, kemarin sore. “Kalau orang mau berjalan kaki, tidak disediakan tempatnya mau jalan di mana?

Kami ingin orang senang berjalan kaki, naik sepeda atau angkutan umum, itu menjadi kota humanis,” kata Theresia di depan trotoar yang sudah disulap menjadi lapak pedagang di kawasan RSUP Dr Kariadi. Menurut dia, polusi udara Kota Lunpia cukup parah karena masuk di peringkat empat kota besar di Indonesia.

Atas dasar itu, Pemkot Semarang seharusnya tidak mengabaikan hak-hak pejalan kaki. Porsi untuk perbaikan trotoar dan jembatan penyeberangan orang (JPO) harusnya juga diperhatikan. “Anggaran di APBD itu menurut saya tidak adil. Tidak semua orang punya mobil dan motor.

Pemerintah lebih fokus pada perbaikan jalan, tapi cenderung abai terhadap kondisi trotoar,” ucap mahasiswi S-2 jurusan Program Manajemen Lingkungan Perkotaan (PMLP) Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang ini. Polusi udara salah satu penyebabnya karena terus meningkatnya penjualan kendaraan roda dua dan empat.

Dari pemerintah pusat sendiri seakan tidak bisa membatasi kendaraan yang harus dikeluarkan setiap tahun. Ini berbeda dengan negara Jepang. Di negara Sakura tersebut pembelian mobil sangat diperketat. “Kalau di Jepang, orang mau beli mobil akan dicek langsung oleh dealer dan polisi. Kalau tidak punya garasi, tidak akan dikabulkan,” ujar ibu tiga anak ini.

Arif Purniawan
(bhr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
56 menit yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
1 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
1 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved