Hujan Becek Panas Berdebu

Sabtu, 28 Februari 2015 - 11:20 WIB
Hujan Becek Panas Berdebu
Hujan Becek Panas Berdebu
A A A
MUARAENIM - Ratusan warga kompleks Perumahan Bara Lestari, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidup sangat berharap pihak terkait, baik PT Bukit Asam (PTBA) Persero Tbk maupun Pemkab Muaraenim segera membangun jalan di dalam kompleks mereka.

Pasalnya, sejak mereka tinggal di kompleks tersebut pertengahan tahun lalu, hingga kini kondisi jalan masih berupa jalan tanah. Maka, saat musim hujan, jalan sangat becek bahkan berlumpur dan saat musim kemarau, tanah kering berdebu.

Ketua RT 3 Bara Lestari, Herman mengatakan, secara jumlah warga yang tinggal di perumahan tersebut mencapai 1.000-an jiwa. Sementara, untuk jumlah kepala keluarga mencapai ratusan. Jelas menurutnya, dengan jumlah tersebut, dukungan infrastruktur berupa jalan, baik akses menuju perumahan maupun di dalam kompleks perumahan sangat diharapkan.

“Semua masih jalan tanah, jika hujan sedikit sangat licin dan becek, dan saat kemarau debunya sangat banyak karena tanahnya berupa tanah kuning,” jelasnya. Warga di kompleks tersebut menurutnya, merupakan warga pindahan dari kawasan Atas Dapur Kelurahan Tanjung Enim. Karena kawasan tersebut saat ini sudah dieksploitasi oleh pihak PTBA, maka mereka terpaksa direlokasi dan dibangunkan perumahan tersebut.

Warga menurutnya, sangat berharap agar pihak PTBA dapat menyelesaikan pembangunan jalan di kompleks tersebut sehingga warga yang tinggal di kawasan tersebut menjadi lebih nyaman. “Sampai sekarang sejak kami di sini belum ada perbaikan atau penambahan pembangunan dari PTBA, minimal jalan dan kompleks ini dibangun apakah diaspal atau dicor,” tandasnya.

Warga lain, Dono mengatakan, dengan kondisi jalan seperti itu, warga jelas sangat kesulitan terutama saat musim hujan. Mereka sangat berharap, agar pihak terkait dapat mencari solusi dan segera membangun jalan di dalam kompleks tersebut.

“Bayangkan saja mas, kalau di depan rumah bahkan di depan pintu kita ada genangan lumpur, bagaimana mau nyaman,” tandasnya. Apalagi menurutnya, secara administrasi status warga masih menjadi warga Kelurahan Tanjung Enim.

Sementara, wilayah tersebut sudah masuk dalam wilayah administrasi Desa Keban Agung sehingga mereka menganggap keberadaan dan status mereka tidak jelas. “Kami ini masih warga Kelurahan Tanjung Enim, tapi tinggal di Keban Agung, apa oleh karena itu, makanya tidak dibangun-bangun,” cetusnya.

Irhamudin sp
(bhr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
3 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
5 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
8 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
10 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
10 jam yang lalu
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved