Perawatan Spa ala Keraton

Kamis, 26 Februari 2015 - 12:03 WIB
Perawatan Spa ala Keraton
Perawatan Spa ala Keraton
A A A
YOGYAKARTA - Menjadi putri Keraton Yogyakarta memang sudah seharusnya untuk turut serta dalam melestarikan warisan kekayaan tradisi. Seperti halnya yang dilakukan oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara.

Bersama keempat kakaknya, yakni GKR Pembayun, GKR Candrakirana, GKR Maduretno, dan GKR Hayu, dirinya berusaha melestarikan perawatan spa ala keraton lewat suguhan treatment yang tersaji di Nurkadhatyan Spa, Gandhok Ambarrukmo Yogyakarta.

Lewat treatment tubuh yang mengacu pada panduan pakem tradisional Keraton Yogyakarta tersebut, kelima putri ingin masyarakat umum juga bisa merasakan pengalaman yang berbeda melalui perawatan spa tradisi ala putri keraton. Seperti dalam perawatan Palakrama Bandawasa dan Q-Nasih Bandawasa yang ditujukan bagi pasangan calon pengantin maupun pengantin yang akan menempuh bulan madu.

"2011 lalu saya (pernah) jalani upacara pernikahan berhari-hari. (Selama itu pula) lakukan perawatan spa, atau ritual tradisi, atau treatment tubuh dengan panduan pakem tradisional. Tidak hanya saya, tapi keempat kakak saya juga," ujar GKR Bendara kepada wartawan di sela-sela peluncuran kedua treatment terbarunya di Nurkadhatyan Spa belum lama ini.

Dalam prosesi prewedding tersebut, para putri sempat menjalani beragam tahapan perawatan spa tradisi, guna menjadikan diri sendiri lebih rileks, kulit lebih cerah dan terlihat segar, serta stamina terjaga ketika menghadapi hari H nantinya. "Lantas kami berpikir untuk melestarikan ritual tradisi keraton ini. Karena bagaimanapun perlu dijaga dan diuri-uri. Dengan menghadirkan ingredient dan dikemas modern, tanpa meninggalkan tradisi dahulu," kata wanita yang juga merupakan Direktur Utama (Dirut) Nurkadhatyan Spa tersebut.

Di samping Palakrama Banda wasa dan Q-Nasih Bandawasa, tersedia pula lima perawatan tradisi lainnya yang juga bisa dicoba. Seperti Tapak Banda wasa untuk refleksiologi, Rumeksaning Rasa untuk pemijatan seluruh tubuh, Pareremaning Rasa untuk pemijatan Jawa kuno, Paluluhing Rasa untuk perawatan yang mewakili karakter dari Putri-Putri Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Sela Bandawasa untuk natural detoks.

Siti estuningsih
(bhr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
44 menit yang lalu
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
1 jam yang lalu
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
1 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
2 jam yang lalu
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
4 jam yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
13 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved