Ahok Sering Buat Kesalahan, DPRD Gulirkan Hak Angket
Selasa, 17 Februari 2015 - 20:43 WIB
Ahok Sering Buat Kesalahan, DPRD Gulirkan Hak Angket
A
A
A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta enggan menggunakan hak interpelasi terkait polemik APBD 2015 ke Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Alasannya, hak interpelasi tidak akan menemukan akar permasalahan.
Sekertaris Komisi A DPRD DKI M Syarif mengatakan, munculnya hak angket yang akan diajukan DPRD ini lantaran Ahok telah berkali-kali melakukan kesalahan. Di antaranya, kerap memaki anak buah, perseteruan dengan anggota dewan dan terakhir pengajuan APBD ke Kemendagri di mana APBD yang diajukan bukan hasil pengesahan bersama DPRD.
"Kalau mengajukan hak interpelasi tidak akan menemukan akar masalahnya. Hak interpelasi hanya akan membuat berbalas pantun saja," kata M Syarif kepada wartawan di DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/2/2015). Menurut Syarif, DPRD siap menjawab tantangan Ahok untuk buka-bukaan terkait APBD DKI.
Syarif menegaskan, DPRD memiliki bukti rekaman saat rapat kerja dan pembahasan RAPBD DKI dengan eksekutif."Dari hak angket kami nantinya memiliki hak menyatakan pendapat yaitu dengan meminta Ahok untuk berhenti jadi Gubernur," tegasnya.
Sekertaris Komisi A DPRD DKI M Syarif mengatakan, munculnya hak angket yang akan diajukan DPRD ini lantaran Ahok telah berkali-kali melakukan kesalahan. Di antaranya, kerap memaki anak buah, perseteruan dengan anggota dewan dan terakhir pengajuan APBD ke Kemendagri di mana APBD yang diajukan bukan hasil pengesahan bersama DPRD.
"Kalau mengajukan hak interpelasi tidak akan menemukan akar masalahnya. Hak interpelasi hanya akan membuat berbalas pantun saja," kata M Syarif kepada wartawan di DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/2/2015). Menurut Syarif, DPRD siap menjawab tantangan Ahok untuk buka-bukaan terkait APBD DKI.
Syarif menegaskan, DPRD memiliki bukti rekaman saat rapat kerja dan pembahasan RAPBD DKI dengan eksekutif."Dari hak angket kami nantinya memiliki hak menyatakan pendapat yaitu dengan meminta Ahok untuk berhenti jadi Gubernur," tegasnya.
(whb)