Pengakuan Pelaku Pembantaian Ibu Hamil di Purwakarta

Selasa, 17 Februari 2015 - 13:18 WIB
Pengakuan Pelaku Pembantaian...
Pengakuan Pelaku Pembantaian Ibu Hamil di Purwakarta
A A A
PURWAKARTA - Motif MV (21), warga Kendal, Jawa Tengah, membantai satu keluarga di Kampung Pasir Kihiang, Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu (15/2/2015) akhirnya terkuak.

Tersangka tega menghabisi keluarga atasannya di PT Dunlop Indonesia hanya karena persoalan sepele. Dia sering ditegur dan dimarahi atasannya dengan kata-kata kasar saat berkerja. Atasan pelaku adalah suami dan ayah korban.

"Pelaku menaruh dendam karena sering ditegur dan dimarahi. Terakhir tersangka ini melawan dan sempat terjadi adu mulut dengan Widodo atasannya itu," ungkap Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Tri Suhartanto, Selasa (17/2/2015).

Dari situ, lanjut dia, pelaku menyusun rencana. Pada Minggu (15/2/2015) pukul 03.00 WIB dini hari, pelaku mendatangi rumah atasannya tersebut. Saat itu dirinya tahu atasannya masih bekerja di perusahaan produksi ban kendaraan itu.

"Pelaku yang datang ke rumah korban seorang diri akhirnya menghabisi keluarga atasannya tersebut. Sasarannya memang keluarga atasannya, dia mungkin tidak berani pada atasannya itu," ujarnya.

Perbuatan pelaku ini, diduga direncanakan karena sebelumnya pelaku membeli senjata tajam berupa pisau belati.

Sementara itu, tersangka MV yang diwawancarai wartawan saat ditemui di Mapolres Purwakarta mengakui, yang membuatnya tega menghabisi keluarga atasannya itu gara-gara sering dimarahi.

"Saya tersiksa bekerja di situ. Saya sakit hati karena terus-terusan dimarahi. Bahkan bawa air minum saja tidak boleh," ujar MV.

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga dibantai pria misterius di Kampung Pasir Kihiang, Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu (15/2/2015).

Korban adalah Sri Romawati (35) yang tengah mengandung empat bulan dan Amelia (10), anak sulungnya. Keduanya tewas mengenaskan di kamar rumahnya. Sedangkan anak bungsunya, Alvian (5), kritis. Dia mengalami luka tusukan pada dada dan tangan kirinya.

Polisi berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam pascakejadian. Saat ditangkap, pelaku mencoba melarikan diri sehingga dihadiahi timah panas oleh polisi.
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
1 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
5 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
16 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved