Jualan Gorengan demi Hidupi Keluarga

Senin, 16 Februari 2015 - 11:52 WIB
Jualan Gorengan demi...
Jualan Gorengan demi Hidupi Keluarga
A A A
KOTA BANDUNG - Kesan pertama pertemuan dengan bocah 12 tahun ini tidak terlalu istimewa. Tak jauh beda dengan anak kampung seusianya. Namun, di usianya yang masih belia, dia telah berjuang menghidupi keluarganya yang lumpuh. Kerja keras mencari nafkah terus dia lakukan setiap hari tanpa lelah.

Ridwan Gunawan, dia baru saja genap 12 tahun saat diwawancara KORAN SINDO selepas taping sebuah acara stasiun televisi lokal Sumedang yang berlangsung di Aula UPI Kampus Sumedang, belum lama ini. Dari binar matanya terlihat ketabahan dan kegigihan bocah yang kini namanya mulai terkenal karena sering masuk media massa.

Seperti diketahui, dia merupakan anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar tetapi sudah menjadi tulang punggung bagi keluarganya yang tinggal di Dusun Bojongloa, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Selepas pulang
sekolah (perjalanan dengan jalan kaki sejauh 2 km), dia langsung menjajakan gorengan kekampung-kampung di dekat rumah nya.

Sudah sejak dua tahun ini, dia berjualan gorengan yang hasilnya digunakan untuk keperluan makan sehari-hari. Dia melakukannya karena ayahnya, Adeng, 46, menderita lumpuh sejak 17 tahun lalu dan sekarang praktis tinggal di rumah. Begitu juga kakak
Ridwan, Holidin Abadi, 24, menderita lumpuh sejah usia 16 tahun serta Devi Trisnawati, 21, juga lumpuh sejak enam tahun lalu.

Sebenarnya dia masih memiliki kakak yang sehat yakni Sukma Wiguna, 18. Namun tidak tinggal bersamanya karena harus keluar kota mencari pekerjaan. Sama halnya dengan sang ibu, Sartini, 45, yang bekerja di sebuah pabrik di Bandung. Setiap hari Ridwan
mengurusi ayah dan kakak laki-laki nya.

Selepas subuh dia memandikan keduanya. Sementara kakak perempuannya, Devi masih bisa mengurus dirinya sendiri. Bahkan membantu keluarga untuk sekadar masak. “Saya mulai dagang kelas tiga. Di dekat rumah ada warung, saya ngambil gorengan dari sana,” ungkap Ridwan dengan senyuman yang terus tersungging dari bibirnya.

Dari setiap satu buah gorengan, dia mendapatkan Rp100. Setiap hari dia menjajakan sekitar 100 buah. Apabila semua laku, dia mendapatkan Rp10.000 yang akan gunakan untuk keperluan sehari-hari. “Gak tentu berapa dapatnya setiap hari. Kadang Rp3.000 atau Rp6.000, tergantung gorengan yang terjual. Kadang sampai gak dagang kalau tukang warungnya gak bikin gorengan,” katanya.

Uang yang didapat memang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari keluarganya. Untuk menambal kekurangannya, dia seringkali berhutang ke warung dekat rumahnya.

FAUZAN
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
1 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
3 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
6 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
6 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved