Ngaku Sebagai Polisi, 2 Begal Kembali Beraksi di Depok
Jum'at, 13 Februari 2015 - 19:16 WIB
Ngaku Sebagai Polisi, 2 Begal Kembali Beraksi di Depok
A
A
A
DEPOK - Berbagai modus begal sepeda motor terus bermunculan. Kini giliran pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi untuk memberhentikan korbannya.
Modusnya, pelaku yang berjumlah dua orang memepet korbannya. Sedangkan yang dibonceng menodongkan pistol ke arah korbannya sambil mengaku sebagai anggota polisi.
Kejadian bermula ketika Denis Asmaja (25), asal Garut, Jawa Barat melintas di Jalan Raya Citayam, Depok. Saat itu dia mengendarai Honda Blade merah silver B 3224 BKL, milik bosnya.
Denis merupakan kurir makanan ringan. Ketika melintas setelah mengantar pesanan berupa rujak cireng ke Pasar Citayam. Korban diminta berhenti untuk memeriksa tas yang digunakan Denis.
"Tas saya diperiksa dan duitnya Rp1 juta diambil, STNK (surat tanda nomor kendaraan) juga diambil," kata Denis di Polresta Depok, Jumat (13/2/2015).
Dia merasa takut lantaran diancam menggunakan pistol. Dia mengaku masih mengingat ciri-ciri pelaku, yaitu berbadan gemuk dengan menggunakan helm tertutup, dan satu pelaku berbadan kurus dan berhelm biasa.
"Yang bawa motor saya itu badannya agak kurus pakai celana levis, nah yang agak gendut yang nodong saja pakai senjata api," tuturnya.
Modusnya, pelaku yang berjumlah dua orang memepet korbannya. Sedangkan yang dibonceng menodongkan pistol ke arah korbannya sambil mengaku sebagai anggota polisi.
Kejadian bermula ketika Denis Asmaja (25), asal Garut, Jawa Barat melintas di Jalan Raya Citayam, Depok. Saat itu dia mengendarai Honda Blade merah silver B 3224 BKL, milik bosnya.
Denis merupakan kurir makanan ringan. Ketika melintas setelah mengantar pesanan berupa rujak cireng ke Pasar Citayam. Korban diminta berhenti untuk memeriksa tas yang digunakan Denis.
"Tas saya diperiksa dan duitnya Rp1 juta diambil, STNK (surat tanda nomor kendaraan) juga diambil," kata Denis di Polresta Depok, Jumat (13/2/2015).
Dia merasa takut lantaran diancam menggunakan pistol. Dia mengaku masih mengingat ciri-ciri pelaku, yaitu berbadan gemuk dengan menggunakan helm tertutup, dan satu pelaku berbadan kurus dan berhelm biasa.
"Yang bawa motor saya itu badannya agak kurus pakai celana levis, nah yang agak gendut yang nodong saja pakai senjata api," tuturnya.
(mhd)