Pengungsi Sinabung Batal Dipulangkan

Kamis, 12 Februari 2015 - 12:51 WIB
Pengungsi Sinabung Batal...
Pengungsi Sinabung Batal Dipulangkan
A A A
KARO -

Sejumlah warga mengangkut bebatuan yang berserakan di jalan menuju Desa Sigarang-Garang, Rabu (11/2). Kondisi Desa Sigarang-Garang masih berantakan akibat erupsi Sinabung.


Rencana pemulangan warga Desa Sigarang-Garang dan Sukanalu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Kamis (12/2), batal dilaksanakan karena aktivitas Gunung Sinabung yang belum stabil. Pemulangan pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung pun ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Subur Tambun melalui Sekretaris Jhonson Tarigan saat ditemui sejumlah wartawan di kantor BPBD Karo, Lantai 2 Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, menjelaskan, mengingat kondisi erupsi Sinabung yang tergolong besar akhirnya menimbulkan keraguan untuk memulangkan pengungsi ke kampung halamannya.

“Susah juga meyakinkan masyarakat. Apalagi lahan pertanian mereka yang butuh penanganan serius untuk diolah kembali,” ujar Jhonson Tarigan, Rabu (11/2). Jhonson menambahkan, warga sepakat untuk menunda kepulangan setelah ditawarkan akan diberikan program padat karya saat nanti kembali ke desa. “Jadi mereka akan mengerjakan lahan pertanian secara berkelompok sehingga lahan mereka bisa difungsikan kembali,” katanya.

Lebih lanjut Jhonson mengatakan, warga saat ini memerlukan berbagai peralatan berat untuk membangun kembali desa dan lahan perkebunan seperti traktor. Masalah itu sudah disampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Namun, sampai saat ini bantuan dana untuk padat karya dan keperluan lainnya belum dikucurkan BNPB,” katanya.

Mengenai kondisi di dua desa itu, Jhonson menerangkan, di Desa Sigarang yang berada di kaki Gunung Sinabung telah muncul aliran lahar dingin baru yang mengalir ke rumah-rumah penduduk. Kondisi itu sudah dikoordinasikan dengan pihak PUD Karo dan secepatnya akan dilakukan pengalihan aliran lahar dingin agar tidak lagi masuk ke desa.

Pengamatan KORAN SINDO MEDAN di Desa Sigarang- Garang, kondisi desa tampak dipenuhi bebatuan sebesar kepalan tangan orang dewasa di akses jalan menuju desa. Seorang warga, Pasta Ginting, 52, menyebutkan, apabila musim hujan material sisa erupsi, seperti bebatuan, lumpur, dan batang-batang kayu, terbawa aliran lahar dingin ke desa dan ladang warga.

Akibatnya, aspal jalan menjadi terkelupas karena tergerus aliran lahar dingin. Ketika disinggung rencana pemerintah memulangkan masyarakat pengungsi, Pasta Ginting mengatakan, rencana pemulangan itu belum layak mengingat situasi dan kondisi desa masih amburadul.

“Harapan kami sebenarnya bukan uang dari pemerintah, hanya kalau bisa bantuan padat karya dulu diberikan sebelum dipulangkan. Kiranya pemerintah memperbaiki fasilitas umum dan lahan pertanian kami, kalau tidak apa yang akan kami lakukan nanti di desa ini,” katanya.

Riza pinem
(bhr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
6 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
Inilah Harga Jet Tempur...
Inilah Harga Jet Tempur Mirage 200-5 yang Batal Dibeli Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved