BBPOM Tetapkan Lima Tersangka Kosmetik Palsu

Rabu, 11 Februari 2015 - 14:59 WIB
BBPOM Tetapkan Lima...
BBPOM Tetapkan Lima Tersangka Kosmetik Palsu
A A A
SEMARANG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) kembali memusnahkan barang bukti obat tradisional dan kosmetik ilegal. Kemarin produk ilegal sebanyak 42.752 hasil operasi selama 2014 dimusnahkan.

Pemusnahan produk ilegal yang memiliki nilai ekonomis Rp742,5 juta itu dimulai dengan simbolis, yakni dengan cara dibakar dan dicurahkan. Selain itu, produk lainnya sebanyak tiga truk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang. “Selain pemusnahan produk ilegal ini, kami juga telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini.

Mereka adalah EW, warga Sukoharjo, WP dan MH warga Solo, dan M serta R, warga Cilacap,” kata Kepala BBPOM Semarang Agus Prabowo kemarin. Kelima tersangka tersebut saat ini sudah diproses secara yustisi dan dinyatakan P21. Dalam waktu dekat, kelima tersangka akan dilimpahkan ke kejaksaan.

“Mereka terancam Pasal 196 dan atau 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hu-kumannya penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp1,5 miliar,” paparnya. Selama 2014 pihaknya telah melakukan pemusnahan sebanyak lima kali. Ribuan produkproduk ilegal hasil sitaan dengan nilai ekonomis Rp581 juta telah dimusnahkan.

“Tidak hanya pemusnahan semata, kami juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menekan peredaran produk ilegal yang berbahaya di Jateng. Hal ini juga kami lakukan untuk menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk berkualitas menyambut MEA 2015,” kata Agus. Selain itu, dia mengaku akan terus mengawasi peredaran produk-produk ilegal.

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Bea Cukai untuk mengantisipasi masuknya produk berbahaya dari luar negeri. “Kami juga akan memberikan kemudahan perizinan kepada pelaku usaha untuk produk-produknya, hal ini agar ke depan tidak ada lagi produk berbahaya yang beredar di masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jateng Ngargono mengatakan pemusnahan produk ilegal tersebut membuktikan masih banyaknya produk ilegal yang beredar di masyarakat. Padahal pihak BBPOM sudah sering melakukan penyitaan dan pemusnahan terhadap produk berbaya itu. “Miris sekali, meski sering dilakukan penyitaan tapi masih banyak produk ilegal yang beredar. Apalagi produkproduk itu kemasannya mirip dengan yang aslinya,” katanya.

Andika prabowo
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
9 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Lima Negara Muslim yang...
Lima Negara Muslim yang Tidak Merayakan Isra Mikraj
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved