Kos Liar Marak di Prambanan-Kalasan

Rabu, 11 Februari 2015 - 14:51 WIB
Kos Liar Marak di Prambanan-Kalasan
Kos Liar Marak di Prambanan-Kalasan
A A A
SLEMAN - Pemondokan atau kos-kosan di Sleman, terutama yang ada di kawasan industri, seperti di wilayah Prambanan dan Kalasan ternyata banyak yang tak mengantongi Izin.

Izin pondokan diatur dalam Perda No 9/2007 tentang Pemondokan. Sayangnya hingga sekarang belum ada tindakan te gas dari pemerintah setempat untuk menertibkannya. Padahal tanpa izin, pemilik pondokan atau kos dapat melenggang bebas tanpa membayar pajak yang tentunya berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD).

Di samping itu, ju ga bakal memberikan dampak negatif terutama masalah sosial atau gesekan terhadap masyarakat sekitar. Masyarakat pun mendesak Pemkab Sleman untuk bertindak tegas. “Memang banyak pemondokan di daerah kami yang tidak ada izinnya,” ungkap warga Prambanan, Prasetyo, 44, kemarin. Banyak kos tanpa izin tersebut tidak dapat dipisahkan dengan maraknya pabrik dikawasan Prambanan dan Kalasan.

Karena karyawannya bukan hanya warga sekitar, maka banyak yang memilih tinggal dekat dengan tempatnya bekerja. “Melihat peluang itu, warga sekitar ke mudian membuat kos-kosan di sekitar pabrik,” paparnya. Hanya kebanyakan dari pemilik kos tidak mengurus izin usaha (HO), maupun hal-hal teknis lainnya. Padahal ini diatur dalam perda. Termasuk tidak adanya pengawasan kepada penghuni kos tersebut. Terbukti, banyak kos-kosan yang tidak ada induk semangnya.

“Padahal kos-kosan itu, kebanyakan cam puran (laki-laki dan perempuan). Sehingga jika tidak ada induk semangnya, jelas rawan terhadap penyalahgunaan pemondokan,” paparnya. Karena itu, warga meminta Pemkab Sleman memerhatikan hal ini. Misalnya dengan memberikan sanksi bagi yang melanggar. Bila tidak ada tindakan tegas, dia khawatir kos-kosan liar akan terus menjamur.

“Apalagi sekarang untuk mengurus IMB dan HO juga lebih mudah, cukup di kecamatan. Tidak perlu ke kabupaten,” katanya. Menurut Prasetyo, selama ini ada kecenderungan para pemilik kos-kosan hanya berpikir dari segi ekonomis. Akan tetapi mereka enggan menaati aturan, bahkan tidak peduli terhadap po tensi dampak negatif yang ditimbulkan.

“Sebenarnya dari sisi ekonomi munculnya pondokan ini bagus, tapi aturan harus tetap ditaati,” kata Suwarno. Terpisah, Kepala Satpol PP Sle man Joko Supriyanto mengatakan, kos-kosan yang tidak memiliki izin jelas melakukan pelanggaran aturan. Sebagai tindak lanjut atas temuan ini, pihaknya segera melakukan peninjauan kelapangan. Jika terbukti ada pelanggaran, janji dia, akan ada tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk sanksi mulai dari teguran sampai penutupan pondokan atau kos-kosan itu,” ucapnya. Anggota Komisi A DPRD Sleman Suwarno sangat menya - yang kan munculnya kos-kosan yang tidak dilengkapi izin HO maupun persyaratan lainnya. Dia mendesak pemkab agar melakukan penataan yang lebih serius. “Kami akan membahas hal ini, termasuk mengecek ke lapangan dan klarifikasi dengan instansi terkait,” tandasnya.

priyo setyawan
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved