Kegadisan Bocah 8 Tahun Ditukar Sebidang Tanah

Selasa, 10 Februari 2015 - 15:50 WIB
Kegadisan Bocah 8 Tahun...
Kegadisan Bocah 8 Tahun Ditukar Sebidang Tanah
A A A
BATAM - Seorang tuan tanah berusia 70 tahun berinisial Bg tega merusak masa depan seorang gadis delapan tahun dengan memperkosanya sebanyak tujuh kali.

Terkuaknya aksi pencabulan ini, berawal dari laporan salah seorang warga Tembesi Pondok Tani, ke komisioner Perlindungan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kepri.

"Saya terima laporannya Jumat. Orangtua korban sudah disarankan membuat laporan polisi, tetapi enggan melaporkan anaknya yang telah dicabuli oleh Bg yang usianya 70 tahun," kata Ketua KPPAD Kepri Ery Syahrial, Selasa (10/2/2015).

Menurut laporan yang diterima Ery, pelaku pencabulan merupakan juragan lahan pertanian sayur di Tembesi Sayur. Selama melakukan pencabulan, pelaku selalu melakukannya di dalam rumah pelaku.

"Pada Jumat 6 Januari 2015, orangtua korban mengajak beberapa warga mendatangi rumah pelaku. Saat sampai di rumah pelaku, orangtua korban sempat memergoki pelaku dan korban sedang melakukan hubungan suami istri," jelasnya.

Kepada warga, pelaku mengaku sudah tujuh kali mencabuli korban. Modus pelaku saat melakukan pencabulan adalah dengan berpura-pura sayang sebagai kakek kepada korban.

Pasalnya, setiap orangtua korban bekerja di ladang milik pelaku, korban selalu dititipkan ke rumah pelaku oleh orangtua korban. "Saat orangtua menitipkan korban, terjadilah aksi pencabulan itu," ungkapnya.

Pencabulan terhadap korban, sudah lama dicurigai oleh warga. Karena belum mempunyai bukti kuat, makanya pada hari Jumat warga menjebak pelaku.

"Hari itu pelaku meminta korban mengantarkan anaknya kerumah pelaku. Setelah mengantar, ayah korban berpura-pura ikut gotong royong dengan warga. Setelah itu dia mendatangi rumah korban, ternyata pelaku sedang menggauli anaknya," jelasnya.

Setelah memergoki pelaku, Erry menambahkan, orangtua korban meminta lahan agar permasalahan ini tidak berujung ke pihak kepolisian. "Perdamaian inilah masalahnya, seakan-akan orangtua korban mengekslploitasi anaknya sendiri," tegasnya.

Meski laporan itu dilakukan orangtuanya, Erry meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas dalam kasus ini. Pasalnya, meski orangtua korban tidak membuat laporan, tetapi pihak kepolisian harus mendatangi korban.

"Meskipun orangtua korban berdamai dengan pelaku, tetapi proses hukum harus tetap berjalan. Karena korban masih anak-anak," katanya.

Jika dalam hal ini pihak kepolisian tidak bertindak, maka pelaku akan berpikir bisa berdamai dengan korban atau orangtua korban lainnya.

"Kita berharap agar polisi dan penegak hukum lainnya bekerja profesional, dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku cabul, sehingga ada efek jera," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
86 Perempuan Diperkosa...
86 Perempuan Diperkosa Setiap Hari di India, Negara Dinilai Melakukan Pembiaran
Miris! Pelaku Pemerkosaan...
Miris! Pelaku Pemerkosaan Tak Ditangkap, Korban Justru Dilaporkan Balik ke Polisi
Gadis 14 Tahun Diperkosa...
Gadis 14 Tahun Diperkosa Dua Orang Pria Secara Bergilir Dalam Mobil
Tak Terima Istrinya...
Tak Terima Istrinya Dirudapaksa, YL Habisi Nyawa Keponakannya
Lihat Istri Tetangga...
Lihat Istri Tetangga Pakai Handuk, Buruh di OKU Nafsu Lakukan Pemerkosaan
Salahkan Pakaian Wanita...
Salahkan Pakaian Wanita atas Meningkatnya Kasus Pemerkosaan, PM Pakistan Dikecam
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
1 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
3 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
4 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
4 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
5 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
5 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved