Dorong Potensi Lokal Siap Hadapi MEA

Senin, 09 Februari 2015 - 14:23 WIB
Dorong Potensi Lokal...
Dorong Potensi Lokal Siap Hadapi MEA
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan perhatian khusus kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayahnya.

Perhatian itu diberikan agar produk-produk UMKM mampu bersaing dengan barang dari luar negeri saat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diberlakukan akhir 2015 nanti. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, saat ini pemerintah sudah mengalokasikan dana melalui Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Koperasi untuk pengembangan, pelatihan keterampilan, sekaligus bantuan alat dan modal bagi UMKM.

“Kami mencoba untuk terus mendorong UMKM supaya terus memproduksi atau memberdayakan potensi lokal,” katanya. Di sisi lain, Pemkot Semarang juga terus berkomunikasi dengan perbankan untuk membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. “Kami juga mencari celah tidak hanya dari APBD, tetapi juga dari perbankan. Kami berharap perbankan memberikan porsi besar terhadap UMKM,” ucapnya.

Hendi yakin dengan terus mendorong berkembangnya potensi lokal, akan makin banyak potensi yang bisa digali. Dia menilai produk-produk dari luar tidak akan bisa mengambil alih pasar selama potensi lokal memiliki basis kuat. Orang nomor satu di Kota ATLAS itu melihat potensi dari masing-masing kelurahan di Kota Semarang cukup besar. Hanya selama ini masih minim perhatian dari pihak-pihak luar yang membantu untuk promosi.

Karena itu, wali kota memberikan apresiasi khusus terhadap KORAN SINDO Jateng menggelar road show Pasar Rakyat di kecamatan-kecamatan di Kota Semarang. Hendi berharap Pasar Rakyat tidak hanya dilakukan di empat kecamatan, tapi juga di 16 kecamatan di Kota Semarang.

“Event ini menurut rencana di empat kecamatan, berarti ada 12 kecamatan yang belum. Oleh karena itu, kalau bisa di semua kecamatan dilakukan supaya potensi yang ada benar-benar dapat diperkenalkan kepada masyarakat,” ucapnya. Diakui wali kota, acara Pasar Rakyat dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan atau mempromosikan produk yang dihasilkan.

“Dengan makin dikenal, maka pemasarannya pun akan semakin baik,” katanya. Camat Ngaliyan Heru Sukendar menambahkan, potensi UMKM di wilayahnya sangat besar. Setidaknya di setiap kelurahan memiliki lima UMKM dengan berbagai macam produk, baik makanan maupun kerajinan. Dengan potensi itu dibutuhkan sarana untuk mempromosikan produk UMKM agar semakin maju dan mampu meningkatkan perekonomian rakyat.

“Kami berharap Pasar Rakyat bisa dilakukan secara berkala dan berkelanjutan supaya mereka (pelaku UMKM) memiliki wadah mempromosikan dan memasarkan produk mereka,” katanya. Kepala Biro KORAN SINDO Jateng Wiwiekan T Nugroho menyatakan, terselenggaranya Pasar Rakyat merupakan kerja sama pihaknya dengan Pemkot Semarang dan enam sponsor. Sponsor yang mendukung acara itu adalah Pertamina Lubricant, Bank Jateng, Kokola Biskuit dan Wafer, Viar, Sirup Fresh, Laffair Elozzer, dan minyak Goreng Sania.

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan mampu memfasilitasi terwujudnya silaturahmi antara Pemkot Semarang dengan warganya serta sebagai wadah memperkenalkan potensi yang ada di masing-masing kelurahan,” katanya. Wiwiekan mengatakan, meski dalam rencana road show Pasar Rakyat hanya digelar di empat kecamatan, tapi tidak menutup kemungkinan akan berlanjut di 12 kecamatan lain di Kota Semarang.

“Kami akan lihat dulu dari evaluasinya bagaimana. Kalau memang dibutuhkan di semua kecamatan tidak menutup kemungkinan akan kami lakukan,” ujarnya. Pasar Rakyat ini merupakan bentuk komitmen KORAN SINDO Jateng dalam mendukung berkembangnya UMKM di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang.

Andik sismanto
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
52 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved