Kawasan Karts Citatah Terancam Punah

Kamis, 05 Februari 2015 - 10:32 WIB
Kawasan Karts Citatah...
Kawasan Karts Citatah Terancam Punah
A A A
BANDUNG - Kegiatan penambangan batu di kawasan lindung Karst Citatah, Kabupaten Bandung Barat, sudah pada tahap sangat mengkhawatirkan.

Berbagai komunitas peduli lingkungan pun mendesak pemerintah untuk turun tangan sesegera mungkin, sebab jika terlambat besar kemungkinan Karst Citatah tinggal kenangan. Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat, Anang Sudarna menegaskan pihaknya melalui Satgas Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu (PHLT) beserta pimpinan di Jawa barat, akan mendatangi langsung kawasan kars Citatah.

Hal itu dilakukan untuk memonitor secara lang sung dampak kerusakan lingkungan akibat banyaknya pertambangan di kawasan itu. “Nanti Sabtu kami mau kesana untuk mengecek berapa parah kerusakan di kawasan Karst Citatah. Sudah banyak bentang alam yang rusak akibat adanya aktivitas tambang ilegal,” beber Anang kepada wartawan seusai menemui Forum Pemuda Peduli Karst Citatah di Gedung Sate, kemarin sore.

Menurut dia ke depan satgas lingkungan akan bekerja secara sistematis. Sebelum melakukan penertiban, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu izin para perusahaan tersebut. Bila di lapangan ditemukan aktivitas penambangan itu tidak memiliki izin, maka pihaknya tidak segan-segan akan langsung melakukan penindakan dengan menutupnya.

“Ya kalau mereka punya izin apa pun tapi tidak punya izin ling kungan akan ditutup. Kami akan tetap terus lakukan evaluasi dan pengawasan di kawasan itu,” tegas Anang. Langkah lainnya yakni dalam waktu dekat akan menerbitkan Peraturan Gubernur mengenai pedoman dan tata cara kerja satgas PHLT. Peraturan itu dimaksudkan Anang agar setiap intansi tidak tumpang tindih dalam penanganannya.

“Pergub tersebut nanti akan di sebutkan peran Polda Jabar, Kejati dan Pemprov Jabar. Kemarin kan hanya bentuk SK (Surat Keputusan) Gubernur mengenai pembentukan Satgas.Nah dalam waktu dekat ini akan diatur pedoman kerjannya dalam bentuk Pergub,” beber Anang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengaku perlu perencanaan menyeluruh untuk menertibkan tambang-tambang liar. Dia menyebut bentang Karst Citatah tidak boleh dinganggu sama sekali lantaran merupakan kawasan lindung. “Kami akan melakukan pendataan kembali industri di sana. Sekaligus akan mengembangkan wilayah agar mata penceharian masyarakat tidak hilang,” ujar Deddy .

Disinggung mengenai aktivitas penambangan di kawasan Karst Citatah yang diduga banyak tak mengantongi izin, Demiz enggan membahas terlebih dahulu. Hal ini lantaran Pemprov Jabar baru memulai langkah penertiban. Untuk itu, dirinya berharap pengembangan karst tersebut berjalan dengan mulus.

Jangan sampai setelah di kembangkan ada konflik horisontal antara pengembang dan masyarakat. “Makannya mesti ada Perda atau Pergub sehingga visi misinya jelas mau dibawa kemana kawasan Karst Citatah. Kalau untuk Geoteater itu adalah bagian kecil,” ucapnya.

Ketua Forum Pemuda Peduli Karst Citatah, Deden Syarif Hidayat mengaku sangat kesulitan mencari data industri ataupun kerusakan lingkungan disana. Menurut dia, ketika meminta data dia selalu dipersulit oleh para pengusaha tambang.

Yugi prasetyo
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
12 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
24 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
40 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved