Diduga Aniaya Warga, Oknum Polisi Dilaporkan

Rabu, 04 Februari 2015 - 05:18 WIB
Diduga Aniaya Warga,...
Diduga Aniaya Warga, Oknum Polisi Dilaporkan
A A A
SLEMAN - Sumardi Harta (59), warga Dusun Gatak, Sumberagung, Moyudan melaporkan oknum polisi Polres Bantul ke Polda DIY atas penyebab kematian anaknya, Maulana Rusadi (22). Maulana diduga mendapatkan penganiayaan saat penangkapan.

Korban menghembuskan napas terakhirnya di RS Wirosaban Yogyakarta pada Minggu (1/2/2015) setelah sepuluh hari dirawat usai ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus penjambretan.

Penangkapan itu terjadi pada Jumat (23/1/2015) siang. Korban yang saat itu tengah berada di rumah temannya di daerah Pasekan, Balecatur, Gamping, ditangkap oleh petugas Polres Bantul dan dibawa menggunakan mobil.

Berdasarkan keterangan yang diterima keluarga dari kepolisian, saat dibawa petugas Maulana terjatuh karena melompat dari mobil. Namun, pihak keluarga merasa keterangan polisi tersebut janggal dan berbeda dengan kenyataan yang dilihatnya.

Pada Selasa (3/2/2015) siang, keluarga membawa jasad Maulana ke RSUP DR Sardjito Yogyakarta untuk diautopsi.

Menurut Bibi korban, Suhartinah (55) saat ditemui di RSUP DR Sardjito, berdasarkan yang disampaikan polisi kepada keluarga, keponakannya itu dirawat karena luka akibat jatuh dari mobil.

Namun, yang dilihat oleh keluarga, pada tubuh Maulana tidak terdapat luka lecet atau gores seperti halnya orang yang jatuh, melainkan pada bagian wajah lebam-lebam dan bagian kepala memar. "Menurut kami bekas ditempeleng atau diapain gitu," katanya.

Suhartinah yang waktu itu bersama Sumardi Harta saat menunggu proses autopsi mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, Maulana ditangkap bersama empat orang temannya.

Saat dibawa petugas itu, Maulana diduga mendapatkan penganiayaan. "Temannya dengar (Maulana) jerit-jerit, nangis-nangis karena mungkin disakiti atau apa, mata mereka kan ditutup, tetapi dengar (Maulana) menangis, mengeluh mengerang kesakitan," ungkapnya.

Kejanggalan lainnya, terjadi saat ibu Maulana ingin mengambil foto Maulana yang terbaring dan dirawat di ICU RS Wirosaban. Saat mengambil foto, oleh polisi yang terus berjaga pun langsung diminta untuk dihapus karena khawatir foto itu disebarluaskan.

"Polisi standby di situ, padahal foto untuk ditunjukkan pada adiknya yang di Tulungagung bahwa kondisi (Maulana) seperti ini," bebernya.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti membenarkan adanya laporan yang masuk ke Polda DIY terkait kejadian tersebut dengan pelapor Sumardi Harta dan nomor laporan LP/92/II/DIY/2015/SPKT tertanggal 2 Februari 2015.

Terkait adanya laporan itu, Polda DIY akan melakukan penyelidikan dan pendalaman bagaimana kejadian yang sebenarnya terjadi. "Bila nanti ditemukan bukti anggota dalam melaksanakan tugas tidak profesional pasti akan ada sanksi yang diberikan," tegasnya.
(lis)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
10 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
7 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved