Polda Diminta Tak Petieskan Kasus Korupsi Jalan di Bogor

Rabu, 04 Februari 2015 - 07:01 WIB
Polda Diminta Tak Petieskan...
Polda Diminta Tak Petieskan Kasus Korupsi Jalan di Bogor
A A A
BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) diminta tak menghentikan penyelidikan dua kasus dugaan korupsi jalan di Kabupaten Bogor yang saat ini tengah diselidiki Unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Polda Jabar.

Kedua kasus tersebut antara lain kasus pembukaan jalan, bantuan Provinsi Jawa Barat di Bojonggede -Kemang-Parung tahun 2014 senilai Rp10 miliar dan kasus dugaan korupsi dana pemeliharaan jalan dan jembatan di Kabupaten Bogor tahun 2014 senilai Rp18,5 miliar.

Dugaan akan dipetieskannya kasus ini merebak setelah sejumlah pejabat di Unit Tipikor Polda Jawa Barat terkesan tutup mulut saat ditanyai soal kasus ini.

Bahkan mereka menyatakan tidak menyelidiki kasus pembukaan jalan Bojonggede -Kemang-Parung tahun 2014 senilai Rp10 miliar.

Padahal Kadis Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor E Wardani mengakui adanya pemeriksaan tersebut oleh Polda Jawa Barat.

"Untuk kasus pembukaan jalan telah ditinjau oleh tim Polda Jawa Barat ke Bojonggede dan Parung. Karena semula diduga proyek tersebut dianggap fiktif. Tapi sekarang sudah clear, " kata E Wardani kepada Sindonews.com, Selasa (3/2/2015).

Namun Wardani tidak menjelaskan maksud dari sudah clear tersebut kepada Sindonews.com.

Sedangkan untuk kasus dugaan korupsi dana pemeliharaan jalan dan jembatan di Kabupaten Bogor tahun 2014 senilai Rp18,5 miliar, Wardani mengakui telah diperiksa satu kali oleh penyidik Polda Jawa Barat.

"Saat ini kasusnya sedang ditangani Polda jadi kita hormati saja proses hukum yang berlaku, " timpalnya.

Sementara itu di Kabupaten Bogor menyebar rumor jika Kabid Pengelolaan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DBMP Kabupaten Bogor Cucu Gemuruh dikorbankan sehingga hanya Cucu saja yang dianggap paling bertanggung jawab terhadap karena dia adalah kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam proyek pemeliharaan jalan dan jembatan di Kabupaten Bogor tahun 2014.

Sehingga kasusnya tidak sampai ke atasan Cucu yaitu E Wardani. Padahal diduga Wardani juga mendapatkan dana tersebut.

Namun hal ini ditampik oleh Wardani. Menurut dia, Cucu adalah kuasa pengguna anggaran sehingga wajar kalau dia diperiksa Tipikor Polda Jabar terkait proyek tersebut.

"Saya rasa tidak ada yang dikorbankan dalam kasus ini. Karena Cucu juga bawahan saya yang memiliki anak dan istri. Jadi sekali lagi kita hormati proses hukum yang berlaku, " kata Wardani

Kasus ini merebak karena ditenggarai dana proyek pemeliharaan jalan dan jembatan di Kabupaten Bogor tahun 2014 senilai Rp60 miliar yang diperuntukan bagi 16 unit pelaksana teknis (UPT) daerah disunat sebesar 30% sehingga negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp18,5 miliar.

Saat ini Polda Jawa Barat tengah menunggu audit kerugian negara dari BPKP terkait kasus ini.

Akibat dananya di sunat atau dikorupsi ternyata sangat berimbas kepada kualitas jalan yang direhabilitasi. Salah satunya Jalan Cikuda - Wanaherang yang sebagian jalannya masih terlihat rusak parah padahal dana pemeliharaan sudah diturunkan.

Ketua Pergerakan Rakyat Bogor Ruhiyat Sujana meminta Polda Jawa Barat tidak mempetieskan kasus tersebut.

Karena akibat perbuatan oknum di DBMP Kabupaten Bogor masyarakat Bogor yang menanggung kerugiannya.

Sementara itu Kanit II Subdit Tipikor Polda Jawa Barat AKBP Rohadi saat dihubungi mengaku anak buahnya tengah menyelidiki kasus proyek pemeliharaan jalan dan jembatan di Kabupaten Bogor tahun 2014 senilai Rp60 miliar.

"Ya memang kita tengah selidiki kasusnya dengan mengumpulkan alat bukti, " kata Rohadi.
(sms)
Berita Terkait
Pemkot Bogor Konsultasi...
Pemkot Bogor Konsultasi ke KPK Terkait Realisasi Dana Insentif Daerah
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Lido Lake Resort Diburu...
Lido Lake Resort Diburu Pengunjung, Hasil Riset Google dan Temasek: 74% Turis Rindukan Wisata
Mau Info Diskon Lido...
Mau Info Diskon Lido Lake Resort Terupdate? Yuk, Download MotionBanking
Saat Jenuh di Rumah...
Saat Jenuh di Rumah Terus, Staycation Sambil Work From Hotel di Bogor Bisa Jadi Solusi
Resor Baru Mercure Cibadak...
Resor Baru Mercure Cibadak Jadi Gerbang Menjelajah Panorama Alam Sukabumi
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
14 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
48 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved