Ketum MTI Sebut Busway dan ERP Tak Bisa Disatukan

Sabtu, 31 Januari 2015 - 04:27 WIB
Ketum MTI Sebut Busway...
Ketum MTI Sebut Busway dan ERP Tak Bisa Disatukan
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit menilai pemasangan ERP di busway merupakan kesalahan. Karena busway tidak bisa disatukan tapi berjalan beriringan.

Danang menegaskan, lajur bus Transjakarta dengan ERP adalah dua konsep yang berbeda dan tidak bisa disatukan.

"Jadi gini ya konsepnya. Konsep soal jalur khusus itu hanya untuk angkutan umum. Kalau bisa malahan angkutan umum yang masuk ke jalur itu," ujar Danang saat dihubungi Sindonews, Jumat (30/1/2015).

Sementara ERP sendiri adalah konsep untuk membuat lajur bagi kendaraan pribadi karena memberikan dampak bagi penggunaan ruang jalan dan resiko di jalan.

"Jadi yang angkutan umum ya tidak bisa digabung angkutan pribadi. Tidak bisa menganulir konsep yang satu," tutupnya.

Danang lebih melihat kepada ERP dan jalur khusus angkutan massal berjalan beriringan bukan saling berada di lajur yang sama.
(ysw)
Berita Terkait
Sterilisasi Gereja di...
Sterilisasi Gereja di Malang Jelang Ibadah Natal, Alat Deteksi Bom dan Anjing Pelacak Dikerahkan
Hantam Separator Busway...
Hantam Separator Busway di Kemayoran, Toyota Camry Rusak Parah
Belanda Minta Maaf karena...
Belanda Minta Maaf karena Sterilkan Orang-orang Transgender
Truk Tanah Tabrak Separator...
Truk Tanah Tabrak Separator Busway Dekat Polres Jakarta Barat
Ditlantas Polda Metro...
Ditlantas Polda Metro Jaya Amankan Porsche Penerobos Jalur Busway
Aktivitas Mulai Normal...
Aktivitas Mulai Normal dengan Sterilisasi dan Prokes Ketat
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved