Koordinasi Penanganan Kebencanaan di RSUD Masih Kacau

Kamis, 29 Januari 2015 - 12:03 WIB
Koordinasi Penanganan...
Koordinasi Penanganan Kebencanaan di RSUD Masih Kacau
A A A
GUNUNGKIDUL - Upaya melakukan simulasi kebencanaan terus dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari.

Namun, dari hasil simulasi kebakaran gedung laboratorium kemarin, terlihat masih kacaunya sistem koordinasi untuk evakuasi pasien. Kacaunya instruksi terlihat jelas begitu petugas membawa pasien keluar dari pintu rumah sakit. Titik kumpul yang semestinya menuju area parkir berubah arah menjadi masuk kesalahsatu ruang di rumah sakit tersebut. Sebagian lagi, sudah sesuai dengan instruksi awal titik kumpul.

Agenda simulasi ini dimulai dengan kejadian kebakaran di ruang laboratorium. Lantaran angin membesar, kebakaran mengancam ruang pasien dan membuat pasien serta pengunjung panik. Tanda bahaya berupa sirene yang terpasang di RSUD berbunyi membuat tim penanggulangan bencana yang sudah terbentuk di RSUD Wonosari bergegas melakukan evakuasi kepada pasien serta korban kebakaran yang berada didalam laboratorium.

Tim bencana yang telah memiliki perencanaan penyiagaan bencana rumah sakit (Hospital Disaster Plan) kemudian berhasil menyelamatkan dokumen penting, serta harta benda yang berada di ruang laboratorium. Sedangkan para pasien segera dibawa keluar dari area berbahaya menuju titik aman di areal parkir RSUD.

Asisten Konsultan Pusat Kebijakan Manajemen Pelayanan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Magdalena Ariyani mengatakan, simulasi ini merupakan kelanjutan dari pembentukan Hospital Disaster Plan yang sudah dibentuk dengan berbagai perubahan dokumen yang menyesuaikan perubahan gedung- gedung di RSUD. Agenda kemudian dilanjutkan dengan simulasi.

Diakuinya, sesuai dokumen semestinya arah titik kumpul hanya satu. Namun, simulasi belum sesuai dengan instruktur dan dokumen.“ Jadi memang sedikit ada kekacauan dalam penanganan kali ini. Nanti ini akan dievaluasi,” ungkapnya. Ketua Tim Penanggulangan Bencana RSUD Wonosari Triyani Heni Astuti mengakui masih adanya kekacauan penanganan pasien saat simulasi.

Untuk itu, ini menjadi kesempatan pembenahan sehingga kedepan, tim kebencanaan RSUD siap dan sudah memiliki alur koordinasi yang jelas. “Ini kami rencanakan, namun ternyata masih kacau,” ucapnya. Diakuinya, sejak Tim Hospital Disaster Planter bentuk pada 2010 lalu, baru kemarin menggelar simulasi kebencanaan berupa terbakarnya gedung laboratorium.

"Di dalam prosedur operasional standar (POS) Hospital Disater, ada metode penanganan yang harus dilakukan, seperti memindah pasien saat rumah sakit mengalami kebakaran. POS ini terus kami update setiap tahunnya menyesuaikan dengan pembangunan rumah sakit," katanya. Sesuai dengan dokumen, kata dia, seluruh perawat dan orang yang terlibat dalam penanganan bencana harus memahami POS kebencanaan, termasuk kebakaran.

Kode-kode tertentu akan diumumkan agar karyawan mengetahui serta dapat mengambil tindakan yang diperlukan tanpa membuat panik pasien dan pengunjung rumah sakit. "Nah, kami langsung evaluasi dan akan kami gunakan untuk perbaikan dalam simulasi berikutnya,” tandasnya.

Suharjono
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
5 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
8 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
9 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
9 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
10 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved