205 Kali Beraksi, Gembong Perampok Ini Akhirnya Dibekuk Polisi
Selasa, 27 Januari 2015 - 16:51 WIB
205 Kali Beraksi, Gembong Perampok Ini Akhirnya Dibekuk Polisi
A
A
A
JAKARTA - Pelaku pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil yang sudah di 205 tempat kejadian perkara (TKP) dibekuk petugas Polda Metro Jaya.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto mengatakan, Edi Yanto (29) dibekuk dari rumahnya di Kedunghalang Sentral, Kota Bogor, pada 24 Januari malam. "Edi ini gembong kelompok kejahatan pecah kaca asal Palembang. Edi bersama kelompoknya telah beraksi sebanyak 205 kali di Jabodetabek," ungkap Didik Sugiarto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/1/2015).
Didik menuturkan, penyidik saat ini masih memburu empat anggota komplotan Palembang berinisial RZ, YO, HA dan HEN. Mereka berperan sebagai penyurvei dan pengawas di lapangan. Tersangka dan kawan-kawannya telah melakukan aksi di 205 TKP, yakni di Bogor sebanyak, 80 TKP, di Tangerang sekitar 70 TKP, di Pamulang sekitar 50 TKP dan di Depok sekitar 5 TKP.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menambahkan, sebelum beraksi, mereka terlebih dahulu mensurvei lokasi sambil mencari sasaran mobil yang biasa parkir di pinggir jalan. Setelah mendapatkan target, para pelaku mendekati mobil sasaran. Secara acak, para pelaku kemudian mengintip dari balik kaca mobil untuk mengincar barang-barang berharga.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto mengatakan, Edi Yanto (29) dibekuk dari rumahnya di Kedunghalang Sentral, Kota Bogor, pada 24 Januari malam. "Edi ini gembong kelompok kejahatan pecah kaca asal Palembang. Edi bersama kelompoknya telah beraksi sebanyak 205 kali di Jabodetabek," ungkap Didik Sugiarto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/1/2015).
Didik menuturkan, penyidik saat ini masih memburu empat anggota komplotan Palembang berinisial RZ, YO, HA dan HEN. Mereka berperan sebagai penyurvei dan pengawas di lapangan. Tersangka dan kawan-kawannya telah melakukan aksi di 205 TKP, yakni di Bogor sebanyak, 80 TKP, di Tangerang sekitar 70 TKP, di Pamulang sekitar 50 TKP dan di Depok sekitar 5 TKP.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menambahkan, sebelum beraksi, mereka terlebih dahulu mensurvei lokasi sambil mencari sasaran mobil yang biasa parkir di pinggir jalan. Setelah mendapatkan target, para pelaku mendekati mobil sasaran. Secara acak, para pelaku kemudian mengintip dari balik kaca mobil untuk mengincar barang-barang berharga.
(whb)