Ini PR 34 Tahun Silam yang Sedang Dikerjakan Ahok
Selasa, 27 Januari 2015 - 14:09 WIB
Ini PR 34 Tahun Silam yang Sedang Dikerjakan Ahok
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tengah mengerjakan pekerjaan rumah (PR) Jakarta sejak 34 tahun sebelumnya.
Ahok mengatakan, PR yang tengah dikerjakan adalah menyiapkan tanggul dan memasang pompa yang ada agar banjir dapat setidaknya berkurang di Jakarta.
"Jadi harus kita kerjakan terus dengan pasang pompa, tanggul juga belum siap kan makanya terus kejar. Ini PR 34 tahun sebelumnya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2015).
Dalam waktu dekat ini, untuk curah hujan sendiri diperkirakan tinggi pada 3-5 Febuari 2015 menghampiri DKI Jakarta. Namun Ahok sendiri tidak takut untuk menghadapinya.
"Saya kira selama saluran, pompa beres, air dari selatan ke utara lancar. Kalau hujan tinggi terus tanggul jebol pasti banjir. Kalau sungai semua meluap tidak sanggup nampung, banjir tidak akan lebih dari sehari karena air pasang laut enggak mungkin lebih dari 6 jam. Begitu laut turun airnya pasti ngalir," jelas Ahok.
Namun saat ditanya opsi untuk melakukan rekayasa cuaca, Ahok mengaku belum sampai tahap sana.
Karena menurutnya jika terjadi hujan cukup besar dirinya dapat memantau dengan gampang kondisi pompa dan lainnya.
Ahok mengatakan, PR yang tengah dikerjakan adalah menyiapkan tanggul dan memasang pompa yang ada agar banjir dapat setidaknya berkurang di Jakarta.
"Jadi harus kita kerjakan terus dengan pasang pompa, tanggul juga belum siap kan makanya terus kejar. Ini PR 34 tahun sebelumnya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2015).
Dalam waktu dekat ini, untuk curah hujan sendiri diperkirakan tinggi pada 3-5 Febuari 2015 menghampiri DKI Jakarta. Namun Ahok sendiri tidak takut untuk menghadapinya.
"Saya kira selama saluran, pompa beres, air dari selatan ke utara lancar. Kalau hujan tinggi terus tanggul jebol pasti banjir. Kalau sungai semua meluap tidak sanggup nampung, banjir tidak akan lebih dari sehari karena air pasang laut enggak mungkin lebih dari 6 jam. Begitu laut turun airnya pasti ngalir," jelas Ahok.
Namun saat ditanya opsi untuk melakukan rekayasa cuaca, Ahok mengaku belum sampai tahap sana.
Karena menurutnya jika terjadi hujan cukup besar dirinya dapat memantau dengan gampang kondisi pompa dan lainnya.
(whb)