Ratusan Pencari Kerja Padati Dinkes Kulonprogo

Selasa, 27 Januari 2015 - 11:15 WIB
Ratusan Pencari Kerja...
Ratusan Pencari Kerja Padati Dinkes Kulonprogo
A A A
KULONPROGO - Ratusan pelamar pekerjaan memadati halaman Dinas Kesehatan Kulonprogo, kemarin. Mereka datang dari berbagai wilayah untuk memasukkan lamaran pekerjaan untuk mengisi kebutuhan pegawai puskesmas.

Selain jabatan fungsional umum (JFU), dinas juga membuka formasi untuk jabatan fungsional tertentu (JFT). Sekretaris Dinas Kesehatan Kulonprogo Supriyo Adi Bawono mengatakan, tahun ini Dinas Kesehatan Kulonprogo membuka 102 formasi untuk mengisi 41 JFT, seperti dokter, perawat, maupun tenaga farmasi, dan 61 jabatan JFU sebagai tenaga administrasi.

Pendaftaran resmi dibuka kemarin dan masih akan dibuka hingga Rabu (28/1) besok. Setiap pelamar wajib mencantumkan lamaran pekerjaan dengan melampirkan beberapa syarat. Minimal ada dua surat pernyataan bermaterai, yakni tidak akan menuntut menjadi CPNS dan tidak akan merokok di ling-kungan perkantoran. “Pelamarnya memangcukup banyak dan diluar ekspektasi kami,” kata Supriyo yang juga ketua tim seleksi.

Proses seleksi akan dilaksanakan secara transparan. Setiap peserta akan diseleksi berkas administrasi untuk bisa mengikuti seleksi tertulis. Mereka yang lolos masih harus mengikuti tes wawancara. Mereka yang lolos nanti akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan tenaga di 21 puskesmas di Kulonprogo yang jumlah pegawainya masihsangat kurang.

Bahkan dengan pengisian itu pun, dipastikan masih ada kekurangan pegawai yang akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Minat masyarakat mengikuti seleksi ini bisa dilihat dari tingginya kunjungan yang masuk ke laman Dinas Kesehatan.

Setiap hari puluhan ribu pengunjung mengakses informasi, khusus menyangkut seleksi pegawai non-PNS ini. Bahkan, tidak sedikit yang memasukkan lamaran melalui pos. “Kami hanya terima langsung, secara otomatis pendaftaran yang lewat pos tidak memenuhi ketentuan administrasi,” katanya.

Salah seorang pelamar pekerjaan, Rosvina M, mengaku selama ini telah mengabdi sebagai tenaga pendamping kesehatan di Kecamatan Pengasih. Perempuan asal Sulawesi ini tertarik mendaftar karena surat kontrak kerja sudah habis sehingga dia sekalian mendaftar mengantisipasi pekerjaan yang akan selesai. “Saya mendaftar sebagai apoteker,” katanya.

Rosvina ingin bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Lulusan Universitas Muslim Sulawesi ini pun tertantang agar bisa mengabdikan kemampuannya sebagai tenaga di puskesmas.

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
16 menit yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
1 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
1 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
2 jam yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
4 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
4 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved