Alasan Jokowi Periksa Gigi di Balai Kota DKI

Senin, 26 Januari 2015 - 23:07 WIB
Alasan Jokowi Periksa...
Alasan Jokowi Periksa Gigi di Balai Kota DKI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih klinik gigi di Balai Kota Jakarta daripada klinik gigi di Sekretariat Negara (Setneg). Mengapa orang nomor satu itu lebih memilih memeriksakan giginya di bekas kantornya dahulu ketimbang sekarang.

Sekretaris Dokter Kepresidenan Hananto mengatakan, keinginan itu bukan datang dari tim dokter kepresidenan. Melainkan datang dari diri mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Pak Presiden (Jokowi) sendiri yang memilih (periksa giginya) di sini (Balai Kota DKI). Presiden boleh menentukan mau periksa gigi dimana. Kami (dokter) hanya ikut saja," kata Hananto di Balai Kota Jakarta, Senin (26/1/2015).

Kata dia, dirinya juga tidak mengetahui pasti alasan Jokowi memilik periksakan giginya di Balai Kota. Padahal, kata dia, klinik gigi di Setneg lebih lengkap daripada di Balai Kota.

"Ya, ada klinik gigi di Setneg yang dekat dengan Istana Negara," ujarnya.

Dia mengaku, fasilitas perawatan gigi di kantor Ahok sudah cukup bagus. Tetapi, klinik itu untuk umum bukan untuk orang nomor satu di negeri ini.

"Itu (klinik di Balai Kota) kan digunakan untuk umum, harus ada yang VIP lah untuk presiden. Peralatannya juga harus ditambah, harus ada ruang komunikasi, holding, dan lain sebagainya," paparnya.

Pada kesempatan ini, Jokowi mencabut giginya bungsu kanan bagian bawah. Dalam dua pekan ke depan, Jokowi akan menjalankan pemeriksaan giginya yang keempat kalinya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
1 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
2 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
3 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
3 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
6 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
6 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved