Pabrik Rumahan Saus Sambal Berbahan Kimia Digerebek

Senin, 26 Januari 2015 - 15:15 WIB
Pabrik Rumahan Saus...
Pabrik Rumahan Saus Sambal Berbahan Kimia Digerebek
A A A
BANDUNG - Jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung menggerebek pabrik rumahan (home industri) saus sambal yang menggunakan bahan kimia berbahaya dan tak berizin di Jalan Cicukang No 6, RT 4 RW 3, Kelurahan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Penggerebegan yang dipimpin langsung Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol AR Yoyol tersebut berjalan lancar dan tanpa ada perlawanan dari pemilik mau pun pegawai yang tengah menjalankan aktivitas.

Dari pantauan, lokasi penggerebekan yang dilakukan di tengah pemukiman warga tersebut menyedot perhatian warga sekitar yang penasaran dengan aktivitas para petugas kepolisian yang telah berjaga sejak di jalan masuk ke lokasi penggerebekan.

"Kami lakukan penggerebekan karena saos sambal yang seharusnya berbahan cabai tapi ini sama sekali tidak ada, dan semuanya berbahan kimia berbahaya," ungkap Yoyol disela-sela penggerebekan, Senin (26/1/2015).

Menurutnya, home industri tersebut juga memproduksi saus denhan komposisi yang tidak sesuai dengan kemasannya.

"Dalam kemasannya itu tercantum komposisi tomat dan cabai, tapi kenyaataannya saama sekali tidak ada," ungkapnya.

Dari pantauan terlihat home industri tersebut berada dibagian belakang bangunan. Untuk menuju ke ruang pembuatan harus melalui lorong atau gang selebaar satu meter.

Sebelum masuk ke ruang pembuatan, aroma bahan kimia yang seperti bau cabai sangat tercium.

Dibagian produksi terdapat tiga mesin packing yang terpasang merek dagang dari saus sambal 'Indosari' dan 'Sinar Sari'.

Sementara bahan baku tersimpan di beberapa tempat yang terbilang kotor dan dipenuhi sarang laba-laba di beberapa titik.

Usai penggerebegan pihak kepolisian terlihat membawa beberapa orang, yang satu diantaranya adalah pemilik home industri, Tjan Ket alias Edi (52).
(sms)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
4 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
5 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
6 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
8 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
8 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
8 jam yang lalu
Infografis
5 Pabrik Bakal Ditutup,...
5 Pabrik Bakal Ditutup, Gelombang PHK Ancam Karyawan Kimia Farma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved