Sukoharjo Target Produksi 346.039 Ton, Karanganyar 320.000 Ton

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:27 WIB
Sukoharjo Target Produksi...
Sukoharjo Target Produksi 346.039 Ton, Karanganyar 320.000 Ton
A A A
SUKOHARJO - Sukoharjo dan Karanganyar ditargetkan bisa memberi kontribusi dalam peningkatan produksi padi untuk mencapai target swasembada pangan. Guna mencapai target itu, saluran irigasi di dua wilayah itu diperbaiki.

Untuk Sukoharjo, tahun ini memasang target produksi gabah kering giling sebanyak 346.039 ton. “Untuk mencapai target tersebut, kami akan meningkatkan luas tanam dan luas panen agar produktivitas padi meningkat,” kata Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Sukoharjo Netty Harjianti saat pencanangan gerakan perbaikan irigasi dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kodim tentang peningkatan produksi tanaman pangan Kabupaten Sukoharjo di Desa Majasto, Tawangsari, kemarin.

Dispertan menargetkan sasaran luas tanam 50.087 hektare (ha) dengan luas panen 48.486 ha. Produktivitas per hektare ditargetkan mencapai 71,37 ton sehingga produktivitas tahun ini bisa mencapai 346.039 ton gabah keringgiling. “Dengan produktivitas tersebut, Sukoharjo akan memberikan kontribusi untuk peningkatan produksi padi tingkat Jawa Tengah sebesar 1,5 juta ton,” paparnya.

Bupati Sukoharjop Wardoyo Wijaya mengatakan pencanangan gerakan perbaikan irigasi dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Menurut Wardoyo, program tersebut sangat luar biasa dalam rangka mewujudkan swasembada pangan 2017. Irigasi merupakan faktor penting sehingga keberadaannya harus dimaksimalkan agar produksi padi bisa meningkat. “Sukoharjo merupakan lumbung padi di Jateng dan saat ini memiliki luas lahan sawah 23.303 ha,” ucapnya.

Di Karanganyar, 2015 ini produksi beras harus bertambah 4.000 ton dari realisasi tahun lalu 280.000 ton. Sementara target surplus beras ditetapkan 100.000 ton. Target ditetapkan dari total lahan seluas 23.618 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan. “Dengan irigasi yang berkualitas diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Karanganyar Supramnaryo. Saat ini ada sekitar tujuh hektare areal pertanian yang irigasinya minim.

Sementara tahun ini pembangunan jaringan irigasi tersier akan menjangkau 2.000 ha sawah. Realisasi pembuatan saluran irigasi jauh lebih sedikit dibanding yang diusulkan sebanyak 3.000 ha.

Sumarno/ Ary Wahyu Wibowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
8 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
8 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
10 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
11 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
11 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
12 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved