Warga Setop Pembangunan Town House

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:11 WIB
Warga Setop Pembangunan...
Warga Setop Pembangunan Town House
A A A
PALEMBANG - Rencana pembangunan Town House Sekip Indah, di Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning diprotes warga, karena diduga memicu terjadinya banjir di perumahan warga sekitar lokasi, kemarin.

Berdasarkan informasi warga, sejak aktivitas land clearing lahan dilakukan pihak pengembang, rumah warga mendadak terkena banjir saat hujan mengguyur. Tak hanya itu, dua alat berat yang sudah dioperasikan di sekitar permukiman warga pun membuat limbahnya ikut menggenangi rumah warga. Tak terima lingkungan rumahnya rusak oleh banjir, beberapa warga pun berinisiatif mentangi kompleks pembangunan rumah tersebut.

Kedatangan para warga ini meminta agar pembangunan 54 rumah mewah tersebut disetop sementara sebelum mendapatkan persetujuan dari warga. Setiba dilokasi warga berhasil ditemukan dengan perwa kilan pengembang perumahan, Roni. Pertemuan antara warga dan pemilik kawasan perumahan ini sempat memanas. Namun, saat pihak keamanan kelurahan dan kecamatan berusaha memfasili tasi, kedua belah pihak bersepakat untuk kembali bertemu pada Sabtu (24/1) mendatang.

Pertemuan yang di fasilitasi oleh pihak kelurahan, akan membahas tujuh poin keinginan warga yang akan diajukan oleh para pengembang perumahan. “Keduanya sepakat bertemu lagi, nanti. Baru poin-poinnya dibahas,”ujar Lurah 20 DII, Nurjanah. Ia juga mengimbau pihak pengembang untuk dapat menyelesaikan syarat IMB dan izin lainnya, termasuk izin dari masyarakat sekitar untuk mendirikan bangunan.

Karena, saat proses pembangunan tidak mendapatkan IMB, maka proses pembangunan tentu dapat dihentikan. “Selain itu, pihak pengembang juga memerhatikan ruang tata terbuka hijau di kompleksitu. Menyediakan fasilitas umum yang memadai bagi warga di kompleks dan di luar kompleks. Itu akan dibahas nanti,”ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga di RT 13, RW 06, Nas mengatakan pembangunan rumah town house yang baru masuk hari kedua memang disetop warga sementara karena tanah timbun an yang berada di kawasan pembangunan mengakibatkan air limbah mengalir ke kawasan warga. Selain itu, saat akan memulai pekerjaan, para pekerja memasukkan alat berat yang melintas di Jalan Bukit yang merupakan jalan warga.

“Yang kami sesalkan itu, mereka (pekerja), tidak ada komunikasi dengan warga sekitar sehingga kami meyakinkan jika pembangunan kawasan perumahan itu, belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB),”ungkapnya. Dikatakannya, beberapa waktu lalu pemilik kawasan perumahan tersebut memang pernah mendatangi beberapa warga, namun tidak secara lengkap menjelaskan rencana pembangunan perumahan tersebut.

Tak sebatas itu saja, menurutnya warga juga kesal kawasan perumahan yang akan dibanderol dengan harga fantastis mencapai Rp2 miliar per unit itu diprediksikan juga akan menggunakan jalan milik umum. “Ini belum apa-apa, tapi sudah banjir tanahnya. Alat berat masuk melintas di kawasan jalan poros, tentu juga bisa mengakibatkan jalan menjadi rusak. Selama tinggal dari tahun 1960-an, tidak pernah ada banjir di sini, tapi sekarang saja banjir,” katanya dengan nada kesal.

Atas kejadian ini mereka menilai pihak perumahan yang berencana menggunakan lahan perumahan hingga 8.000 meter persegi itu tidak memerhatikan aspek lingkungan sekitar termasuk masyarakat yang sudah lebih dulu berdiam di sekitar lokasi. Misalnya, dengan menyediakan salur an irigasi yang cukup menampung banyak buangan warga yang akan tinggal di kawasan tersebut.

“Harusnya jika mau masuk kompleks lewat Lorong Hasan atau Lorong Pribadi saja karena jalannya masih tanah, sedangkan jika ingin bangun pintu, jangan di depan rumah-rumah kami. Apa lagi, dikatakan jalan Bukit ini bakal jadi jalan kompleksjuga,”terang dia.

Tasmalinda
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved