Tarif Angkot Belum Dievaluasin

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:09 WIB
Tarif Angkot Belum Dievaluasin
Tarif Angkot Belum Dievaluasin
A A A
PURWAKARTA - Tarif angkutan umum di Kabupaten Purwakarta belum dievaluasi meskipun harga bahan bakar minyak (BBM) turun. Bahkan sejak diresmikan BBM naik 18 November 2014 lalu penurunan BBM sudah dilakukan dua kali.

Namun tarif angkutan umum belum turun di Purwakarta hingga kemarin. Salah seorang penumpangan kutan kota (angkot) 02 jurusan Sadang-Pasar Rebo mengaku kecewa tarif angkot belum turun di daerah tempat tinggalnya. Kondisi ini dinilai bisa merugikan masyarakat karena ongkos transportasi yang belum turun akan berpengaruh pada harga-harga kebutuhan masyarakat.

Artinya penurunan harga BBM tidak akan berarti dan dirasakan masyarakat karena tarif transportasi belum turun. “Ya, tadi saya naik angkot 02 ongkosnya belum turun, tetap Rp4.000, padahal harga BBM sudah dua kali turun. Kalau begitu harga-harga kebutuhan pokok juga tidak mungkin turun di Purwakarta mah karena ongkos tranportasi masyarakat yang pergi kepasar dengan angkutan umum juga belum turun,”keluh Ryan Andiana Putra kepada KORAN SINDO kemarin.

Sementara itu dihubungi terpisah, DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Purwakarta Andres Lagimin mengaku, pihaknya memang belum melakukan evaluasi tarif angkutan umum. Alasanya, Organda masih menyusun tarif yang pas dalam menyikapi penurunan harga BBM yang terakhir kembali turun da diberlakukan sejak Senin (19/1) lalu.

“Organda masih mempertimbangkan penyesuaian tarif on derdil angkutan yang sering dikeluhkan sopir angkutan. Mes ki BBM jenis premium sudah turun jadi Rp6.700/liter, sejumlah sopir angkutan masih hitung-hitungan biaya operasional. Jadi kita lihat dulu dilapangan satu-dua pekan ini,” kata Andres. Meskipun begitu lanjut dia, pihaknya memastikan tarifan kutan umum akan turun. “Tapi pasti turun kok,”singkat dia.

Didin Jalaludin
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved