Mulut dan Hidung Berdarah, Agus Diduga Tewas Dibunuh

Selasa, 20 Januari 2015 - 23:06 WIB
Mulut dan Hidung Berdarah,...
Mulut dan Hidung Berdarah, Agus Diduga Tewas Dibunuh
A A A
BLITAR - Seorang remaja asal Dusun Manggar, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Agus (20), ditemukan tewas di dalam rumahnya dengan mulut dan hidung mengucurkan darah segar bercampur ludah hingga membuat busa.

"Pada bagian kakinya sepertinya juga berdarah. Belum diketahui pasti, apakah darah yang berasal dari luka atau cucuran dari mulut," ujar Hamdan (32), tetangga korban kepada wartawan, Selasa (20/1/2015).

Pemandangan lain yang mengundang perhatian adalah bagian leher korban yang terjerat kain berukuran lebih dari dua meter pada tiang penyangga ruangan.

Sepintas, mayat telanjang dada dan hanya mengenakan celana panjang blue jeans itu seperti korban gantung diri. Hanya yang membuat ganjil, saat dtemukan pertama kali, kedua kaki korban dalam posisi tertekuk dan menyentuh tanah.

"Sepertinya ada yang tidak beres dengan kematianya. Kalau memang tergantung, tentu kakinya tidak menyentuh tanah dan tidak ada darah," papar Hamdan.

Walaupun memiliki orangtua dan dua saudara kandung, Agus hidup layaknya sebatang kara. Sudah bertahun-tahun ayah korban Zaelani, dan dua orang saudaranya tinggal di Riau, Sumatera. Sementara ibunya telah lama meninggal dunia.

Karenanya, Agus hidup seorang diri. "Korban memang hidup sendiri disini. Satu satunya keluarga dekat korban yang ada adalah neneknya Sumilah, dan paman korban Mukadi," bebernya.

Kematian Agus diketahui pertama kali oleh salah seorang kerabatnya. Setelah ponselnya ditelepon tidak diangkat angkat, salah seorang kerabatnya datang menjenguk.

"Salah seorang kerabat awalnya penasaran, ada apa telepon tidak diangkat-angkat. Ternyata sudah meninggal," jelasnya.

Informasi yang dihimpun dari lingkungan sekitar, yang bersangkutan bukan kategori sosok pendiam. Agus dikenal berperangai cukup bandel. Setidaknya, minuman keras dan pergaulan bebas bukan hal yang asing baginya.

Karenanya muncul spekulasi, bunuh diri diduga hanya untuk menyamarkan penyebab kematiannya yang sesusungguhnya.

Oleh petugas Polsek Wonodadi, jenazah korban langsung dilarikan ke RSU Mardi Waluyo Kota Blitar guna keperluan autopsi. Kapolsek Wonodadi AKP Durohman ditemui di lokasi mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

"Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan saksi-saksi. Kami tunggu hasil autopsinya," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
49 menit yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
57 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved