Pelarangan Motor di MH Thamrin Hanya Memindahkan Kemacetan

Minggu, 18 Januari 2015 - 21:38 WIB
Pelarangan Motor di...
Pelarangan Motor di MH Thamrin Hanya Memindahkan Kemacetan
A A A
JAKARTA - Pembatasan sepeda motor di MH Thamrin-Merdeka Barat dinilai hanya memindahkan kepadatan lalu lintas di sekitar jalan alternatif kawasan tersebut.

Sejak diberlakukannya kawasan larangan roda dua itu 17 Desember lalu kemacetan di area tersebut sama sekali tidak berkurang.

Jalur alternatif seperti kawasan Pejompongan, Karet, Cideng Barat, Jalan Veteran, Gajah Mada dan sebagainya justru mengalami kesemrawutan.

Bus-bus gratis yang disediakan masih sepi peminat, begitu juga dengan lahan parkir yang disediakan.

Direktur Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas mengatakan, larangan motor melintas di kawasan MH Thamrin- Medan Merdeka Barat belum memberikan manfaat efektif, khususnya mengurai kepadatan arus lalu lintas.

Menurutnya, larangan roda dua tersebut hanya memindahkan kesemrawutan lalu lintas ke jalur alternatif sisi barat dan timur kawasan larangan motor tersebut.

"Saya amati kepadatan arus lalu lintas di kawasan larangan roda dua masih sama. Larangan roda dua itu hanya memindahkan kesemrawutan roda dua ke jalur alternatif," kata Darmaningtyas saat dihubungi Sindonews, Minggu (18/1/2015).

Tyas menyarankan agar kawasan larangan motor itu tidak diperluas sebelum Pemprov DKI memperbaiki dan menambah angkutan umum, membuat parkir murah dan sebagainya.

Terpenting, kata dia, Pemprov harus menyediakan alternatif bagi para jasa kurir yang mayoritas menggunakan sepeda motor karena menyangkut masalah ekonomi.

Selain itu, Tyas juga berharap agar petugas tidak fokus di kawasan larangan roda dua Jalan MH Thmarin saja. Terlebih saat ini penilangan sudah diberlakukan.

Petugas, lanjutnya, harus sudah berada di masing-masing titik persimpangan jalur alternatif untuk membantu mengurai kesemrawutan lalu lintas di jalur alternatif.

"Kalau dibatalkan tidak mungkin. kalau diperluas belum pantas jika melihat sarana dan prasarana lainya," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Ini Deretan Jenis Sepeda...
Ini Deretan Jenis Sepeda Motor yang Dilarang Beli Pertalite
Tips Memilih dan Merawat...
Tips Memilih dan Merawat Ban Sepeda Motor
Pasar Sepeda Motor Nasional...
Pasar Sepeda Motor Nasional Kirim Sinyal Bahaya, Penjualan Kumulatif 2025 Terkoreksi di Tengah Tekanan Ekonomi
Pasar Motor Lesu, Suzuki...
Pasar Motor Lesu, Suzuki Beri Kode ke Pemerintah: Turunkan Bunga, Penjualan Bisa Melesat 10%!
Penjualan Motor Maret...
Penjualan Motor Maret 2025 Anjlok! Target 6,5 Juta Unit Tidak Tercapai?
Tahta Bergoyang Sang...
Tahta Bergoyang Sang Raja Jalanan: Honda Dominasi Pasar Motor, tapi Penjualan Mulai Kehilangan Tenaga
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
2 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
3 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
3 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved