Kaltim Akan Bertindak Tegas jika Manusia Perahu Kembali

Jum'at, 16 Januari 2015 - 11:32 WIB
Kaltim Akan Bertindak...
Kaltim Akan Bertindak Tegas jika Manusia Perahu Kembali
A A A
SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan menindak tegas manusia perahu jika kembali tertangkap atau menangkap ikan secara illegal di perairan Indonesia, khususnya di Kabupaten Berau dan sekitarnya.

"Kami berharap keberadaan manusia perahu di wilayah pesisir laut Kaltim, terutama di Berau tidak terjadi lagi. Jika ini terulang, maka Pemprov Kaltim tidak segan bertindak lebih tegas dan sesegera mungkin memulangkan. Ini sudah kedua kalinya, jangan sampai terulang," kata Wakil Gubermur Kaltim Mukmin Faisyal, Jumat (16/1/2015).

Mukmin berharap agar hal semacam ini tidak berulang. Sebab dikhawatirkan dapat memicu pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Apalagi, manusia perahu ini menuntut macam-macam saat berada di daratan Tanjung Batu. Hal ini patut diperhatikan serius, agar tidak menimbulkan konflik dan pelanggaran HAM, baik terhadap manusia perahu maupun warga lokal.

"Meski solidaritas terhadap sesama dijunjung tinggi, namun permasalahan yang dihadapi pemerintah baik pusat maupun daerah bukan hanya itu. Banyak yang lain, sehingga diharapkan pemerintah pusat memperhatikan kondisi ini ketika sewaktu-waktu kembali terjadi. Jika terjadi kembali, Pemprov tidak segan-segan menangkap dan memulangkan mereka," tegas Mukmin.

Manusia perahu tersebut masuk ke perairan Derawan sejak 17 November 2014 dan baru bisa dilepaskan pada Rabu (14/1/2015). Selama ditampung di Tanjung Batu, Kabupaten Berau, mereka mendapat bantuan kebutuhan hidup sehari-hari, antara lain 1.055 dus mi instan, lauk pauk terdiri atas sarden, kecap, saos, minyak goreng sebanyak 1.000 dus, beras tujuh ton, terpal 80 lembar, serta singkong mentah 3,2 ton.

"Total bantuan operasional diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar, termasuk untuk pengobatan hingga pemulangan manusia perahu," kata Mukmin.

Dia menambahkan, pemulangan manusia perahu itu telah dilaporkan kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Sebanyak 676 manusia perahu atau nelayan asing asal Filipina dan Malaysia dilepas dari perairan Kampung Tanjung Batu.

Pelepasan dilakukan Asisten Deputi V Kementerian Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Brigjen Pol Chairul Anwar bersama jajaran TNI dan Polri.

Saat pelepasan tersebut, Wagub Mukmin Faisyal didampingi Kepala BPBD Wahyu Widhi Heranata, Kepala Dinas Sosial Siti Rusmalia Idrus, Kepala Dinas Kesehatan Rini Retno Sukesi, dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kaltim Iwan Mulyana.
(zik)
Berita Terkait
Gubernur Kaltim: Sejumlah...
Gubernur Kaltim: Sejumlah Item Renovasi Rumah Jabatan Gunakan Anggaran Pribadi
Disambangi Pj Gubernur...
Disambangi Pj Gubernur Kaltim, Anhui Guangxin Agrochemical Tiongkok Siap Investasi Rp13 Triliun
Pj Gubernur Kaltim Terima...
Pj Gubernur Kaltim Terima Tamu Internasional, Bahas Potensi Ekonomi dan Perdagangan Global
Pemprov Kaltim Tuntaskan...
Pemprov Kaltim Tuntaskan Janji Gratispol, Marbot Diberangkatkan Umrah
Pemprov Kaltim Bawa...
Pemprov Kaltim Bawa Pulang Piala Indonesia Awards 2023 Berkat Program Beasiswa Kaltim Tuntas
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pupuk Kaltim Pertahankan Properda Emas Ke-9 dari Pemprov Kaltim
Berita Terkini
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
15 menit yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
27 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
4 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
5 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
13 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved