Tiga Pekan Buron, Pembunuh Penjaga Loket KRL Diringkus

Kamis, 15 Januari 2015 - 12:08 WIB
Tiga Pekan Buron, Pembunuh...
Tiga Pekan Buron, Pembunuh Penjaga Loket KRL Diringkus
A A A
JAKARTA - Pelaku pembunuhan petugas loket kereta Commuter Line di Stasiun Jakarta Kota, Junianto (33), beberapa waktu lalu diringkus polisi. Pelaku yang berinisial AA (23), ini sempat buron selama tiga pekan.

Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Afrisal menuturkan, penangkapan itu berawal dari sepeda motor yang dijual pelaku di Bandung, Jawa Barat. Dari penyidikan, kata dia, pihaknya mengantongi identitas tersangka, tim buser langsung melacak keberadaan AA.

"Selasa (13 Januari 2015) malam tersangka kami bekuk. Jadi, sebelum bersembunyi di Kuta, Bali, bersama pacarnya itu pelaku sempat kabur ke Bandung untuk menjual motor korban seharga Rp1,5 juta," kata Afrisal di Mapolsek Taman Sari, Kamis (15/1/2015).

Menurut dia, aksi nekad AA menghabisi nyawa Junianto karena kesal dengan janji palsu peminjaman uang sebesar Rp300 ribu. Pelaku sakit hati, hingga pada Sabtu 21 Desember 2014, AA dalam kondisi terjepit membutuhkan uang untuk biaya aborsi bayi yang dikandung kekasihnya.

"Pelaku ini kesal, padahal sudah menuruti korban. Tapi tidak juga dipinjamkan uang," ujarnya. (Baca juga: Sebelum Dibunuh, Ada Pria Misterius Mencari Junianto)

Hingga kini polisi masih menyelidiki lebih lanjut terkait kasus pembunuhan petugas loket Commuter Line ini. Sementara, pemuda asal Cikasungka, Solear, Tangerang itu dijerat Pasal 338, dan 365 KUHP kerena menghilangkan nyawa dan mencuri barang milik orang lain dengan ancaman penjara 20 tahun.

"Terkait pembunuhan ini berencana atau tidak, masih kami selidiki lebih jauh. Kami juga masih kumpulkan bukti-bukti pembunuhan, termasuk pisau yang digunakan itu sudah dipersiapkan atau tidak," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
6 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
9 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
10 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
11 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
12 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
12 jam yang lalu
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved