Rekayasa Jalan Ini Bikin Bingung Pengendara

Kamis, 15 Januari 2015 - 03:30 WIB
Rekayasa Jalan Ini Bikin...
Rekayasa Jalan Ini Bikin Bingung Pengendara
A A A
JAKARTA - Perubahan lalu lintas di simpang Jalan KH Hasyim Ashari-Jalan Biak, Jakarta Pusat, dinilai hanya membingungkan pengendara. Tidak hanya itu, uji coba yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) itu tidak serius.

"Dinas Perhubungan tidak serius, asal coba saja," kata Petrus, salah seorang pengendara kepada SINDO, Rabu 14 Januari 2015.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, tidak ada informasi sebelumnya. Sehingga, banyak masyarakat yang dibingungkan dengan aturan tersebut.

"Setiap hari kerja saya lewat sini tidak ada informasi tentang rencana pengalihan arus lalu lintas," katanya.

Menurut karyawan swasta ini, tidak ada rambu petunjuk pengalihan lalu lintas di lokasi juga menambah bingung dan repot para pengendara yang melintas.

"Belum lagi putarannya jauh ada di kolong fly over Roxy, malah bikin repot dan memindahkan kemacetan saja," keluhnya.

Petrus menilai, apa yang dilakukan Dishub, dan Polda Metro Jaya merupakan bentuk arogansi terhadap pelayan masyarakat. Dia menuturkan, pemerintah lebih berpihak kepada pemilik kendaraan roda empat.

Sementara, Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta Massdes Arouffy mengatakan, rekayasa itu untuk mengurai kemacetan.

"Diberlakukan untuk mengurai kemacetan yang disebabkan di simpang Biak. Beberapa bulan belakangan dampak dari pengguna kendaraan yang ingin ke Jalan Biak cukup menghambat antrean di belakang hingga fly over Roxy, dan Terminal Grogol," bebernya.

Masdes mengatakan, setelah dilakukan rekayasa lalin satu minggu ke depan akan dilakukan evaluasi. Adapun evaluasi tersebut mencakup, efek dari diberlakukannya rekayasa lalin, apakah kemacetan bisa berkurang atau malah bertambah.

"Kami akan evaluasi dalam seminggu ke depan, kami pantau di lapangan dan lihat dampaknya. Jika lebih efektif dari kondisi sebelumnya, maka kami permanenkan," tuturnya.

Untuk mengatur arus lalu lintas, dan menyosialiasikan kepada pengguna kendaraan, kata dia, pihaknya mengerahkan 20 personel gabungan dari Dishub dan Polri.

"Dari dishub 10 personel dan sisanya dari petugas Transjakarta dan Satlantas Polres Jakpus," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Satgas Relaksasi Aturan...
Satgas Relaksasi Aturan Lalu Lintas Hewan Rentan PMK
Bandel, Satlantas Polresta...
Bandel, Satlantas Polresta Barelang Tertibkan Beberapa Truk Bawa Pasir
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Potret Atraksi Polisi...
Potret Atraksi Polisi Cilik Adu Keterampilan hingga Variasi Gerak Lalu Lintas di Semarang
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
57 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved