Curiga, Mahasiswa Demo DPRD Mura

Selasa, 13 Januari 2015 - 14:07 WIB
Curiga, Mahasiswa Demo...
Curiga, Mahasiswa Demo DPRD Mura
A A A
MUARABELIT - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mura, kemarin.

Mahasiswa menuntut pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) melalui sistem evo ting dibuat standardisasi biaya. Sebab, diduga pelaksanaan e-voting banyak kecurangan dan panitia memanfaatkan momen mencari keuntungan dalam penyelenggaraan pilkades dengan membuat mata ang garan dana pemilihan yang tinggi dan tidak logis. Karena itulah, mahasiswa meminta anggota DPRD Mura me ngeluarkan hak interpelasi ter hadap permasalahan e-voting.

“Sesuai Perda No 33/2014 Pasal 31 biaya pilkades meng - gunakan bantuan APBD dan kas desa. Tetapi, kenyataan para calon kades mengeluarkan da na puluhan juta yang pengajuan dana hasil rapat panitia,” ung kap Koordinator Aksi BEM STMIK Mura Syaiful dalam ora si nya di depan Gedung DPRD Mura.

Menurutnya, panitia pil kades menganggarkan biaya tidak sewajarnya, tidak me nge-fisien sikan dana pilkades dengan cara e-voting. Bahkan, hasil survei pilkades bervariasi. Desa Petran Jaya, Kecamatan Muara Kelingi sebesar Rp20 juta. Di Desa Megang Sakti III sebesar Rp50 juta. Desa Simpang Semambang Kecamatan Tuah Ne - geri Rp62 juta.

Desa Suro Kecamatan Muara Beliti Rp82,5 juta dan Desa Gunung Kembang sebesar Rp115 juta. “Ini menunjukkan adanya per mainan biaya yang dilakukan pihak panitia pilkades evoting sehingga perlu adanya standardisasi. Padahal, ada dana APBD dan kas desa. Para ca lon dibebankan sebesar 30 per sen dari dana yang telah ditentukan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Mura Mahmud menegaskan, sejak awal permasalahan e-voting dikeluhkan ma syarakat. ”Pilkades e-voting harusnya dihentikan dulu dan dilakukan evaluasi. Karena tidak sesuai dengan aturan yang ditentukan,” tegas Mahmud.

Terpisah, Bupati Mura Ridwan Mukti me nga-takan, program e-voting merupakan baru dan segera dila ku kan evaluasi-evaluasi. Namun, dana yang dibuat itu me ru pakan hasil panitia rapat desa. “Kita akan evaluasi. Untuk men cari solusi agar tidak me nim bulkan gejolak ,” pungkasnya.

Hengky chandra agoes
(ars)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Brimob Sterilisasi Stadion...
Brimob Sterilisasi Stadion JIS Jelang Laga Persija vs Semen Padang
2 menit yang lalu
Polda Jambi Musnahkan...
Polda Jambi Musnahkan Puluhan Ribu Butir Ekstasi dan Sabu
36 menit yang lalu
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi...
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi Keagamaan di Era Modern
1 jam yang lalu
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
3 jam yang lalu
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
4 jam yang lalu
Jelang P21 Kasus Roy...
Jelang P21 Kasus Roy Suryo Cs, Polda Metro Masih Tunggu Penelitian Berkas dari Kejaksaan
4 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved