Bahas AirAsia, Jonan Tak Hadiri Rapat dengan DPR
Selasa, 13 Januari 2015 - 12:50 WIB
Bahas AirAsia, Jonan Tak Hadiri Rapat dengan DPR
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak menghadiri agenda rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI. Rapat dengar pendapat ini membahas tragedi AirAsia QZ8501 yang dipastikan jatuh di Selat Karimata, menutup tahun lalu.
Melalui surat yang telah dikirimkan kepada Komisi V, Jonan meminta rapat bisa digelar setelah 15 Januari 2015. Dia beralasan ingin fokus dengan proses evakuasi AirAsia QZ8501.
Ketidakhadiran Jonan ini pun disayangkan anggota Komisi V. Sebagai Menhub semestinya mantan Dirut PT KAI itu bisa ikut rapat.
"Harusnya Menhub hadir saat ini. Saya tidak marah dengan menteri," kata anggota Komisi V Ridwan Bae di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu ditanyakan kepada Jonan terkait kebijakannya paska insiden jatuhnya pesawat nahas tersebut. "Jangan main-main. Kita butuh dia saat ini," tegasnya.
Namun begitu, tanpa Jonan rapat dengar pendapat ini tetap dilanjutkan. "Para pimpinan dari berbagai lembaga hadir di sini, apapun hasil rapat ini akan saya hargai," pungkasnya.
Mereka yang terlihat hadir seperti Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Henry Bambang Soelistyo hingga pihak lain seperti KNKT.
Melalui surat yang telah dikirimkan kepada Komisi V, Jonan meminta rapat bisa digelar setelah 15 Januari 2015. Dia beralasan ingin fokus dengan proses evakuasi AirAsia QZ8501.
Ketidakhadiran Jonan ini pun disayangkan anggota Komisi V. Sebagai Menhub semestinya mantan Dirut PT KAI itu bisa ikut rapat.
"Harusnya Menhub hadir saat ini. Saya tidak marah dengan menteri," kata anggota Komisi V Ridwan Bae di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu ditanyakan kepada Jonan terkait kebijakannya paska insiden jatuhnya pesawat nahas tersebut. "Jangan main-main. Kita butuh dia saat ini," tegasnya.
Namun begitu, tanpa Jonan rapat dengar pendapat ini tetap dilanjutkan. "Para pimpinan dari berbagai lembaga hadir di sini, apapun hasil rapat ini akan saya hargai," pungkasnya.
Mereka yang terlihat hadir seperti Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Henry Bambang Soelistyo hingga pihak lain seperti KNKT.
(hyk)