130 Polisi Antisipasi Pohon Tumbang dan Banjir di Jakbar
Selasa, 13 Januari 2015 - 09:15 WIB
130 Polisi Antisipasi Pohon Tumbang dan Banjir di Jakbar
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 130 personel kepolisian disiapkan untuk mengantisipasi banjir, dan pohon tumbang di Jakarta Barat. Ratusan personel itu disiapkan hingga bulan Februari 2015.
"Curah hujan tinggi. Kami siapkan 130 personel yang memang sudah terlatih menghadapi banjir, dan siaga 24 jam," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imran saat dihubungi Sindonews, Senin 12 Januari 2015.
Selain mengantisipasi banjir, kata dia, ratusan personel tersebut diberikan instruksi untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang yang ada di wilayah Jakarta Barat.
"Personel kami beck up Pemda, apabila terjadi pohon tumbang. Untuk menghadapi banjir, kami sudah siapkan truk, tenda lapangan, dan perahu karet yang berukuran lebih kecil agar mampu memasuki gang-gang di pemukiman yang sempit," tuturnya.
Dia menambahkan, 130 personel tersebut akan disebar di empat kecamatan di Jakarta Barat. Seperti Kecamatan Kalideres, Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kembangan, dan Kecamatan Kebon Jeruk.
"Empat kecamatan itu kami pilih karena rawan terjadinya banjir, dan pohon tumbang. Tapi, tetap kami lakukan patroli di kecamatan lainnya," katanya.
"Curah hujan tinggi. Kami siapkan 130 personel yang memang sudah terlatih menghadapi banjir, dan siaga 24 jam," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imran saat dihubungi Sindonews, Senin 12 Januari 2015.
Selain mengantisipasi banjir, kata dia, ratusan personel tersebut diberikan instruksi untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang yang ada di wilayah Jakarta Barat.
"Personel kami beck up Pemda, apabila terjadi pohon tumbang. Untuk menghadapi banjir, kami sudah siapkan truk, tenda lapangan, dan perahu karet yang berukuran lebih kecil agar mampu memasuki gang-gang di pemukiman yang sempit," tuturnya.
Dia menambahkan, 130 personel tersebut akan disebar di empat kecamatan di Jakarta Barat. Seperti Kecamatan Kalideres, Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kembangan, dan Kecamatan Kebon Jeruk.
"Empat kecamatan itu kami pilih karena rawan terjadinya banjir, dan pohon tumbang. Tapi, tetap kami lakukan patroli di kecamatan lainnya," katanya.
(mhd)