Keraton Minta Sewa Alun-alun Rp3 Miliar

Senin, 12 Januari 2015 - 11:42 WIB
Keraton Minta Sewa Alun-alun...
Keraton Minta Sewa Alun-alun Rp3 Miliar
A A A
SOLO - Pihak Keraton Surakarta Hadiningrat tidak mau meminjamkan secara gratis alunalun utara untuk lokasi pembangunan pasar darurat Klewer. Golongan Ningrat ini minta biaya sewa Rp3 miliar.

Permintaan itu disampaikan dalam surat balasan dari Raja Keraton kepada Pemerintah Kota Solo. Menurut Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo surat itu diterima beberapa hari lalu. “Terlepas apa yang diminta oleh keraton, saat ini kami sedang membentuk tim untuk menaksir lahan itu,” ucapnya, kemarin. Dari tim tersebut nanti akan diketahui berapa besaran uang yang selayaknya dikeluarkan untuk penyewaan alun-alun itu.

Setelah penaksiran selesai, pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak DPRD Kota Solo menyangkut anggaran sewa. Dia memperkirakan penaksiran harga akan selesai dalam waktu sepekan mendatang. “Selain menaksir besaran sewanya, kami juga terus berkoordinasi dengan DPRD untuk menentukan regulasi yang diambil dalam menangani masalah ini, apalagi ini menyangkut anggaran yang dikeluarkan,” kata dia.

Kemudian pihaknya bakal berkoordinasi kembali dengan pihak keraton menyelesaikan masalah sewa alunalun itu. Meskipun pihak keraton meminta biaya sewa, tapi pemkot menegaskan tidak akan membebankan biaya apa pun kepada para pedagang.

Menurut pria yang akrab disapa Rudy ini, sesuai dengan rencana awal para pedagang tidak akan ditarik biaya retribusi selama menempati pasar darurat. Pasalnya, saat ini kondisi pedagang sedang merugi akibat dagangannya terbakar dalam kebakaran hebat beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo Subagiyo menyebutkan, setelah semua permasalahan itu selesai, pasar darurat segera dibangun. Menurut dia, sejumlah persoalan yang harus dibereskan dulu meliputi anggaran dan regulasi. “Pokoknya kalau sudah pasti semua, nanti akan kami bangun sesegera mungkin,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Kasunanan Surakarta KP Eddy Wirabhummi mengatakan, uang sewa Rp3 miliar setahun itu bukan permintaan lembaga keraton. Menurutnya, adanya uang sewa itu murni inisiatif Raja Keraton, Paku Buwono (PB) XIII Hangebehi.

Sedangkan secara resmi pihak keraton tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait permintaan uang sewa itu kepada Pemerintah Kota Solo. “Kalau secara kelembagaan kami siap mendukung pedagang, namun yang meminta uang sewa Rp3 miliar bukan atas nama lembaga,” katanya.

Arief Setiadi
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
1 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
2 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
3 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
4 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
5 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
5 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved