Joko Widodo akan Lakukan Perubahan di Maskapai

Sabtu, 10 Januari 2015 - 22:59 WIB
Joko Widodo akan Lakukan...
Joko Widodo akan Lakukan Perubahan di Maskapai
A A A
SURABAYA - Presiden RI Joko Widodo akan melakukan pembenahan dalam maskapai penerbangan. Karena, banyak penerbangan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini.

Pembenahan tidak hanya dilakukan terkait maskapai penerbangan saja. Namun, Jokowi menginginkan ada penataan dan pembenahan di semua kementerian yang harus dilakukan dan tidak bisa dihindari, termasuk di Kementerian Perhubungan.

Karena, lanjut Joko Widodo, kondisi buruk terjadi hampir di semua kementerian.
"Pembenahan harus dilakukan mulai sekarang, itu harus berjalan," katanya saat di PT PAL Surabaya.

Upaya pembenahan dilakukan sebagai jawaban atas persoalan yang muncul. Pembenahan dijalankan karena ada pembekuan sementara di sejumlah maskapai penerbangan di Indonesia, menyusul ramainya diberitakan tentang dugaan permainan izin penerbangan.

Dan, saat yang sama juga terjadi peristiwa hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Minggu 28 Januari 2014 lalu.

"Ini momentum pembenahan, karena sudah bertahun-tahun seperti itu dan dibiarkan. Tetapi itu, tidak hanya di Kementerian Perhubungan. Angkasa Pura nya ada, AirNav juga ada, dan lainnya, harus dilakukan pembenahan total," ujar Joko Widodo.

Tetapi, lanjut Joko Widodo, pelaksanaan pembenahan tidak boleh merugikan maskapai. Namun, maskapai harus bersedia menuruti pembenahan yang dilakukan pemerintah.

"Tetapi, pembenahan jangan sampai merugikan maskapai. Tetapi itu harus dilakukan," tegas dia.

Untuk diketahui, pasca musibah hilangnya pesawat AirAsia, Pemerintahan Jokowi-JK, melalui Menteri Perhubungan Ignatius Djonan langsung melakukan perombakan.

Di Kementerian Perhubungan dilakukan mutasi besar-besaran. Bahkan, ada yang dibebas tugaskan.
(sms)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
47 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved