Pengamat Sebut Menteri Jonan Ceroboh

Kamis, 08 Januari 2015 - 13:45 WIB
Pengamat Sebut Menteri...
Pengamat Sebut Menteri Jonan Ceroboh
A A A
JAKARTA - Keputusan pemerintah yang menuding perjalanan AirAsia QZ8501 dari Surabaya ke Singapura ilegal, dinilai terlalu dini dan ceroboh. Hal itu ditegaskan pakar penerbangan dari Universitas Negeri Airlangga Surabaya (UNAIR) Adi Riyadi.

Menurutnya, penerbangan AirAsia dari Indonesia ke Singapura, tidak mungkin dilakukan tanpa ijin. Sebab, dalam konteks hukum internasional, perjalanan udara lintas negara harus diketahui dan mendapat izin kedua negara.

"Kalau sampai Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengatakan itu perjalanan ilegal, saya justru khawatir kalau dari pihak Singapura bisa saja menuduh bahwa Indonesia memberikan izin bodong," Kata Adi, kepada wartawan, Kamis (8/1/2015).

Menurutnya, jika sampai Singapura melakukan tudingan tersebut, bisa jadi akan diikuti dengan negara-negara lainnya. Hal ini tentu akan memiliki dampaknya yang sangat besar bagi dunia penerbangan Indonesia, dan agen-agen travel akan merugi.

Dia meanjutkan, yang berhak memberikan izin penerbangan lintas negara adalah Kementrian Perhubungan. Sementara yang mengetahui dan bisa mengubah jadwal slot time adalah Indonesia Slot Coordinator (ISC).

"Nah dari sini saya kembali katakan, sangat tidak mungkin kalau pemerintah tidak tahu ada penerbangan, atau tidak ada izin. Pemerintah pasti tahu dan pasti ada izin," terangnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemerintah tidak boleh terburu-buru memberikan pernyataan tentang perjalanan ilegal sebelum melakukan investigasi terlebih lebih dahulu.
(san)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
4 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved