Tutup Tambak Udang, Pemkab Bantul Harus Kerahkan Alat Berat

Kamis, 08 Januari 2015 - 02:01 WIB
Tutup Tambak Udang,...
Tutup Tambak Udang, Pemkab Bantul Harus Kerahkan Alat Berat
A A A
BANTUL - DPRD Bantul meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul untuk bertindak tegas dalam penutupan tambak udang. Permintaan tersebut mereka keluarkan menyusul langkah Pemkab Bantul yang hanya memasang patok sebagai tanda penutupan tambak, tanpa disertai tindakan nyata.

Ketua Komisi C DPRD Bantul Wildan Nafis meminta Pemkab Bantul menurunkan alat berat dalam penutupan usaha tambak. Penutupan tambak udang harus disertai dengan tindakan tegas seperti pengerahan bachoe untuk menimbun kolam-kolam tambak udang tersebut. Jika hanya dengan penancapan patok, kemungkinan petambak terus bermain lagi.

"Dewan sudah mengeluarkan anggaran sekitar Rp500 juta, masing-masing Satpol PP Rp100 juta dan Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Rp400 juta untuk penutupan," ujarnya, Rabu (7/1/2015).

Tindakan tegas diperlukan karena selama ini pemilik tambak udang mengabaikan perintah atau kesepakatan dengan Pemkab Bantul. Berbagai kesepakatan seperti tidak akan ada tambak baru dari deadline sebelumnya banyak yang dilanggar. Tambak-tambak baru terus bermunculan di area-area terlarang, bahkan di Gumuk Pasir yang menjadi kawasan cagar budaya.

Anggota Komisi C DPRD Bantul Uwaitsun Nawawi mengungkapkan, dalam sidak awal pekan ini, DPRD Bantul menemukan masih ada pengusaha tambak yang membuat kolam baru di kawasan Gumuk Pasir. Hal tersebut terlihat dari adanya bachoe yang sedang mengeruk pasir sekitar 500 meter dari miniatur Kakbah di kawasan Pantai Parangkusumo. Padahal, wilayah miniatur Kakbah tersebut merupakan kawasan inti dari Gumuk Pasir.

"Kami heran, masih ada saja pengusaha tambak yang ngeyel," ujarnya.

Padahal, beberapa minggu yang lalu, pemilik wilayah yaitu Kepala Desa Parangtritis Topo dan pengusaha tambak yang juga merupakan mantan Kepala DKP DIY telah menghadap ke Bupati.
Keduanya menjamin tidak akan ada tambak baru berdiri di kawasan gumuk pasir.

Ia mengaku heran karena ternyata berdirinya tambak udang baru tersebut atas seizin Kepala Desa Parangtritis.

Menurutnya, Pemkab Bantul memang perlu bertindak tegas dalam urusan tambak udang ini. "Kalau ditotal ada puluhan tambak yang berdiri di gumuk dan seputaran gumuk pasir. Jadi Pemkab memang harus tegas," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Bantul Anjar Arintaka mengatakan, pemasangan patok tersebut adalah kebijakan dari atasan-atasannya. Satpol PP hanya menjalankan perintah di lapangan.

"Kalau soal itu (teknis penutupan), yang memiliki kebijakan ya yang ada di atas. Kami hanya menjalankan perintah."
--
Pengusaha tambak udang masih ngeyel. Meski dilarang, masih ada yang membuat tambak baru. Seperti yang terlihat di Gumuk Pasir Parangtritis, Senin (5/1/2015).
(zik)
Berita Terkait
Chevron Kolaborasi Tingkatkan...
Chevron Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Petambak Udang di Berau
Dongkrak Ekspor Udang...
Dongkrak Ekspor Udang Indonesia lewat Modernisasi Tambak
Wow! Pengembangan Tambak...
Wow! Pengembangan Tambak Udang Vaname Manfaatkan Satelit Amerika
Danrem 011 Lilawangsa...
Danrem 011 Lilawangsa Panen Udang Vaname Usaha Mandiri
Bupati Jembrana Ikut...
Bupati Jembrana Ikut Panen Udang Vaname Teknologi Hyper Density di Situbondo
Nelayan Lampung Timur...
Nelayan Lampung Timur Belajar Pengelolaan Tambak Udang Ramah Lingkungan
Berita Terkini
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan...
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan Vape, Berikut Penjelasannya
34 menit yang lalu
Roy Suryo Dilaporkan...
Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
42 menit yang lalu
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
1 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
1 jam yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
2 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
3 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved