Rusia Temukan 30 Objek yang Diduga Badan Pesawat AirAsia
Selasa, 06 Januari 2015 - 14:30 WIB
Rusia Temukan 30 Objek yang Diduga Badan Pesawat AirAsia
A
A
A
PANGKALAN BUN - Pesawat Amphibi BE 200 milik Rusia berhasil menemukan sekira 30 objek yang diduga serpihan pesawat AirAsia yang hilang kontak pada 28 Desember 2014 lalu.
"Kemarin kami sempat ketemu 30 objek yang mirip badan pesawat tapi kami sudah sampaikan koordinat-koordinat ke Lanud Iskandar agar mereka bisa melakukan identifikasi lebih lanjut," kata Wakil Menteri Pertahanan Sipil, Penanggulangan Bencana dan Situasi Darurat Rusia Letnan Jenderal Eduard Chizhykov kepada wartawan, Selasa (6/1/2015).
Menurut dia, setiap hari tim dari Rusia mengadakan kegiatan-kegiatan operasi baik menyelam maupun operasi dari udara.
"Baru kemarin pesawat BE 200 bawa perlengkapan khusus untuk obeservasi dari udara telah melakukan tiga penerbangan di area pencarian dengan luas 300 km," timpalnya.
Untuk evakuasi ini, mereka mengandalkan perlengkapan-perlengkapan khusus operasi SAR ini termasuk robot volcon yang digunakan untuk pencarian-pencarian secara otomatis, sampai kedalaman 300 meter.
Dua pesawat Rusia tiba di Jakarta pada 2 Januari pertama Pesawat Ilusion dan Pesawat Amphibi BE 200. Mereka menerjunkan 22 penyelam yang siap beroperasi di kedalaman yang berbeda, termasuk ke perairan yang sangat dalam.
Hingga hari ke sepuluh evakuasi, Tim SAR gabungan telah menemukan 37 jasad beserta serpihan pesawat AirAsia QZ8501.
"Kemarin kami sempat ketemu 30 objek yang mirip badan pesawat tapi kami sudah sampaikan koordinat-koordinat ke Lanud Iskandar agar mereka bisa melakukan identifikasi lebih lanjut," kata Wakil Menteri Pertahanan Sipil, Penanggulangan Bencana dan Situasi Darurat Rusia Letnan Jenderal Eduard Chizhykov kepada wartawan, Selasa (6/1/2015).
Menurut dia, setiap hari tim dari Rusia mengadakan kegiatan-kegiatan operasi baik menyelam maupun operasi dari udara.
"Baru kemarin pesawat BE 200 bawa perlengkapan khusus untuk obeservasi dari udara telah melakukan tiga penerbangan di area pencarian dengan luas 300 km," timpalnya.
Untuk evakuasi ini, mereka mengandalkan perlengkapan-perlengkapan khusus operasi SAR ini termasuk robot volcon yang digunakan untuk pencarian-pencarian secara otomatis, sampai kedalaman 300 meter.
Dua pesawat Rusia tiba di Jakarta pada 2 Januari pertama Pesawat Ilusion dan Pesawat Amphibi BE 200. Mereka menerjunkan 22 penyelam yang siap beroperasi di kedalaman yang berbeda, termasuk ke perairan yang sangat dalam.
Hingga hari ke sepuluh evakuasi, Tim SAR gabungan telah menemukan 37 jasad beserta serpihan pesawat AirAsia QZ8501.
(sms)