Berharap Tak Molor Lagi
Senin, 05 Januari 2015 - 11:15 WIB
Berharap Tak Molor Lagi
A
A
A
PALEMBANG - Warga Kota Palembang berharap awal tahun ini, duplikasi Jembatan Musi II sudah bisa dinikmati manfaatnya.
Andre, 41, warga Kompleks Poligon Palembang mengatakan, duplikasi jembatan tersebut sepertinya sudah rampung. Namun, masih dipalang papan tidak boleh melintas. “Kalau duplikasi jembatan sudah bisa dilewati, bisa gak macet lagi wilayah sini,” ungkapnya kepada KORAN SINDO PALEMBANG, kemarin.
Menurutnya, pada waktu tertentu seperti akhir pekan sepanjang jalur jalan menuju Musi II selalu macet. Bahkan, tak aneh lagi kemacetan bisa terjadi hingga sejam lebih. “Kami berharap tak molor lagi penyelesaiannya karena manfaat jembatan itu sangat besar sekali bagi warga yang melintas, baik warga Kota Palembang maupun daerah lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Duplikasi Jembatan Musi II Azwar Edi belum lama ini mengatakan, pihaknya masih menunggu izin permohonan penambahan waktu 60 hari kerja. Padahal, pengerjaan duplikasi Jembatan Musi II tersebut sedang dalam tahap finishing. Adapun penambahan waktu kerja masih diajukan setelah dilakukan audit BPKP beberapa waktu lalu.
Selain fokus pada penyambungan jembatan dan melakukan cor lantai jembatan, sisi jalan di kedua ujung jembatan juga mulai diselesaikan. Jalan di ujung jembatan menuju Jalan Singadekane sudah diaspal setelah dilakukan pengerasan dan pemberian pecahan batu (agregat). Sementara, lahan kosong di sekitar bisa difungsikan menjadi taman atau ruang terbuka hijau.
Untuk pengelolaannya sendiri akan dikembalikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Seperti tamannya. ”Untuk fisik jembatan kita sudah selesai,” tutupnya.
Sierra Syailendra
Andre, 41, warga Kompleks Poligon Palembang mengatakan, duplikasi jembatan tersebut sepertinya sudah rampung. Namun, masih dipalang papan tidak boleh melintas. “Kalau duplikasi jembatan sudah bisa dilewati, bisa gak macet lagi wilayah sini,” ungkapnya kepada KORAN SINDO PALEMBANG, kemarin.
Menurutnya, pada waktu tertentu seperti akhir pekan sepanjang jalur jalan menuju Musi II selalu macet. Bahkan, tak aneh lagi kemacetan bisa terjadi hingga sejam lebih. “Kami berharap tak molor lagi penyelesaiannya karena manfaat jembatan itu sangat besar sekali bagi warga yang melintas, baik warga Kota Palembang maupun daerah lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Duplikasi Jembatan Musi II Azwar Edi belum lama ini mengatakan, pihaknya masih menunggu izin permohonan penambahan waktu 60 hari kerja. Padahal, pengerjaan duplikasi Jembatan Musi II tersebut sedang dalam tahap finishing. Adapun penambahan waktu kerja masih diajukan setelah dilakukan audit BPKP beberapa waktu lalu.
Selain fokus pada penyambungan jembatan dan melakukan cor lantai jembatan, sisi jalan di kedua ujung jembatan juga mulai diselesaikan. Jalan di ujung jembatan menuju Jalan Singadekane sudah diaspal setelah dilakukan pengerasan dan pemberian pecahan batu (agregat). Sementara, lahan kosong di sekitar bisa difungsikan menjadi taman atau ruang terbuka hijau.
Untuk pengelolaannya sendiri akan dikembalikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Seperti tamannya. ”Untuk fisik jembatan kita sudah selesai,” tutupnya.
Sierra Syailendra
(ftr)