BBM Turun, Angkot di Tangerang Ogah Turunkan Tarif
Minggu, 04 Januari 2015 - 14:28 WIB
BBM Turun, Angkot di Tangerang Ogah Turunkan Tarif
A
A
A
TANGERANG - Meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun per 1 Januari 2015, namun tarif angkutan kota di Tangerang tidak turun.
“Sementara ini tarif enggak mungkin diturunkan, karena turunnya harga BBM ini kan mengikuti harga minyak dunia. Jadi bisa tiba-tiba naik lagi,” kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Rudi Faisal Siregar, Minggu (4/1/2014).
Menurutnya, menurunkan tarif angkot akan menjadi riskan dan dapat menimbulkan gejolak jika harga BBM tiba-tiba naik lagi.
“Memang idealnya turun, tapi ini riskan. Kita juga dilema, kalau salah ambil keputusan, para sopir angkot bisa demo lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang bersama Organda menyepakati kenaikan tarif angkutan umum sebesar Rp1.000. Tarif tersebut mulai berlaku pada 20 November 2014.
“Sementara ini tarif enggak mungkin diturunkan, karena turunnya harga BBM ini kan mengikuti harga minyak dunia. Jadi bisa tiba-tiba naik lagi,” kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Rudi Faisal Siregar, Minggu (4/1/2014).
Menurutnya, menurunkan tarif angkot akan menjadi riskan dan dapat menimbulkan gejolak jika harga BBM tiba-tiba naik lagi.
“Memang idealnya turun, tapi ini riskan. Kita juga dilema, kalau salah ambil keputusan, para sopir angkot bisa demo lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang bersama Organda menyepakati kenaikan tarif angkutan umum sebesar Rp1.000. Tarif tersebut mulai berlaku pada 20 November 2014.
(ysw)