Pengamat: Ahok Jangan Hanya Bisa Marah ke PNS
Sabtu, 03 Januari 2015 - 10:57 WIB
Pengamat: Ahok Jangan Hanya Bisa Marah ke PNS
A
A
A
JAKARTA - Luapan emosi yang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ditujukan kepada PNS dinilai tak berdasar. Ahok seharusnya juga memberikan pujian kepada PNS.
Penilaian itu disampaikan pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia Agus Pambagio. Menurut Agus, Ahok akhir-akhir ini memang sering meluapkan kekesalan dan amarahnya kepada para PNS DKI.
Seharusnya Ahok, dapat memberikan pujian pula kepada anak buahnya.
"Saya kira reward and punishment itu harus ada. Jika memang PNS dengan kinerja baik harusnya mendapat pujian. Reward itu tidak harus melulu berupa uang, tapi hanya dengan pujian yang mengatakan terima kasih saya senang saja juga cukup. Jangan hanya makian saja yang keluar dari mulut Ahok, sangat perlu ucapan pujian," ujar Agus saat dihubungi oleh Sindonews, Sabtu (3/1/2015).
Ahok, lanjut Agus, juga seharusnya berlaku konsisten dengan perintahnya kepada bawahan. Jika tidak konsisten maka bahaya akan menghadang.
"Misalnya dia bilang bangun ini saya enggak minta loh bukan keinginan saya. Tapi bisa saja dia yang mengusulkan, itu juga tidak boleh, jadi harus konsisten," tutupnya.
Penilaian itu disampaikan pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia Agus Pambagio. Menurut Agus, Ahok akhir-akhir ini memang sering meluapkan kekesalan dan amarahnya kepada para PNS DKI.
Seharusnya Ahok, dapat memberikan pujian pula kepada anak buahnya.
"Saya kira reward and punishment itu harus ada. Jika memang PNS dengan kinerja baik harusnya mendapat pujian. Reward itu tidak harus melulu berupa uang, tapi hanya dengan pujian yang mengatakan terima kasih saya senang saja juga cukup. Jangan hanya makian saja yang keluar dari mulut Ahok, sangat perlu ucapan pujian," ujar Agus saat dihubungi oleh Sindonews, Sabtu (3/1/2015).
Ahok, lanjut Agus, juga seharusnya berlaku konsisten dengan perintahnya kepada bawahan. Jika tidak konsisten maka bahaya akan menghadang.
"Misalnya dia bilang bangun ini saya enggak minta loh bukan keinginan saya. Tapi bisa saja dia yang mengusulkan, itu juga tidak boleh, jadi harus konsisten," tutupnya.
(whb)