Kapal Baruna Jaya I Fokus Cari Badan AirAsia

Jum'at, 02 Januari 2015 - 15:54 WIB
Kapal Baruna Jaya I...
Kapal Baruna Jaya I Fokus Cari Badan AirAsia
A A A
JAKARTA - Setelah menemukan seorang korban, Kapal Riset Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kembali memfokuskan pencarian badan pesawat AirAsia QZ8501.

Jumat (2/1/2015) pukul 14.25 waktu setempat, Kapal Baruna Jata I (BJ I) sedang melego jangkar di Teluk Kumai untuk berlindung dari badai. Selain berlindung dari badai, saat ini tim BJ I juga sedang mempersiapkan alat yang akan digunakan untuk mencari pesawat Air Asia.

Tim ekspedisi BJ I akan kembali bergerak ke lokasi pencarian yg berjarak 7 jam perjalanan dari Teluk Kumai dengan kecepatan 9-10 knot per jam.

"Mudah-mudahan kondisi badai di lokasi pencarian sudah mulai reda. Apabila masih terjadi badai, tim akan tetap bekerja dengan maksimal," ungkap Rahardian, ketua tim ekspedisi BJ I, seperti tertuang dalam rilis Humas BPPT, Jumat (2/1/2015).

Rahardian juga menuturkan bahwa kemarin (1/1/2015), tim ekspedisi BJ I BPPT tetap bertahan di tengah badai yang ombaknya mencapai 5 meter untuk menunggu Kapal Malaysia mengevakuasi jenazah yang ditemukan tim ekspedisi BJ I BPPT.

Hingga Jumat siang, ujar dia, cuaca di perairan Selat Karimata buruk dengan tinggi gelombang 2-3 meter, sehingga kapal BJ I memilih berlindung ke Teluk Kumai, Pangkalan Bun.

"Jumat siang ini kegiatan dilanjutkan dengan pencarian di lokasi yang dibuat berdasarkan model hidrodinamika daerah SAR yang dibuat berdasarkan lokasi temuan objek dan jenazah dibandingkan dengan waktu QZ8501 hilang kontak dan pola arus setempat," terangnya.

Kapal Riset BJ I, katanya, telah dibekali empat peralatan yakni, "multi beam echo sounder" yang berfungsi untuk melakukan pemetaan biometri dalam laut.

Kedua, "side scan sonar" yang juga berfungsi memetakan dengan jangkauan yang lebih tajam.
Ketiga, "megato meter" atau alat deteksi logam yang dipakai apabila hasil yang didapat oleh kedua tes awal menunjukkan indikasi adanya objek di dasar laut.

"Yang keempat adalah ROV (remote operated vehicle) yang berfungsi menampilkan visual real (gambar video) dari dasar laut. Keempat alat tersebut akan bekerja secara bergantian. Dengan begitu, data yang didapat sudah terkonfirmasi kebenarannya," katanya.

Dirinya menambahkan, BJ I akan selalu berkoordinasi dengan pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) selaku koordinator tim pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia yang hilang.

"Di tengah cuaca yang tidak menentu saat ini, mudah-mudahan BJ I dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan menemukan pesawat AirAsia yang hilang," ujar Rahardian.
(zik)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
25 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
53 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
59 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
2 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved