Basarnas Tegaskan Tetap Angkat Jenazah di Dasar Laut
Kamis, 01 Januari 2015 - 22:50 WIB
Basarnas Tegaskan Tetap Angkat Jenazah di Dasar Laut
A
A
A
JAKARTA - Sudah lima hari berlalu, namun pencarian jenazah dan badan pesawat AirAsia QZ8501 baru mengevakuasi sembilan korban.
Badan SAR Nasional (Basarnas) menegaskan pencarian akan terus dilakukan, meskipun nantinya jenazah yang ditemukan sudah dalam keadaan tidak utuh.
"Tidak akan kita biarkan saudara-saudara kita ada di bawah (laut), sepanjang kita ketahui dan temukan lokasinya," tutur Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo saat menggelar konferensi pers di Kantornya Jalan Angkasa Jakarta Kamis (1/1/2015).
Menurut Soelistyo saat ini diperkirakan bangkai pesawat berada dikedalaman 25 hingga 30 meter. Upaya untuk mengevakuasi jenazah dari dalam pesawat terkendala cuaca yang tidak bersahabat.
"Di dalam bangkai pesawat pun kalau kita ketahui dengan kedalaman 25 meter, itu akan kita lakukan upaya evakuasi. Apapun kondisinya," ucap Soelistyo.
Meski begitu Soelistyo memastikan akan memperlakukan jenazah yang ditemukan dengan sebaik-baiknya. Untuk memudahkan proses identifikasi berikutnya. "Saat ini kita sedang berupaya mengirimkan dua jenazah dari Pangkalan Bun. Tapi menunggu kesiapan di sana," pungkasnya.
Badan SAR Nasional (Basarnas) menegaskan pencarian akan terus dilakukan, meskipun nantinya jenazah yang ditemukan sudah dalam keadaan tidak utuh.
"Tidak akan kita biarkan saudara-saudara kita ada di bawah (laut), sepanjang kita ketahui dan temukan lokasinya," tutur Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo saat menggelar konferensi pers di Kantornya Jalan Angkasa Jakarta Kamis (1/1/2015).
Menurut Soelistyo saat ini diperkirakan bangkai pesawat berada dikedalaman 25 hingga 30 meter. Upaya untuk mengevakuasi jenazah dari dalam pesawat terkendala cuaca yang tidak bersahabat.
"Di dalam bangkai pesawat pun kalau kita ketahui dengan kedalaman 25 meter, itu akan kita lakukan upaya evakuasi. Apapun kondisinya," ucap Soelistyo.
Meski begitu Soelistyo memastikan akan memperlakukan jenazah yang ditemukan dengan sebaik-baiknya. Untuk memudahkan proses identifikasi berikutnya. "Saat ini kita sedang berupaya mengirimkan dua jenazah dari Pangkalan Bun. Tapi menunggu kesiapan di sana," pungkasnya.
(dam)