Pesona PSIS Memudar

Jum'at, 26 Desember 2014 - 12:55 WIB
Pesona PSIS Memudar
Pesona PSIS Memudar
A A A
SEMARANG - Kasus sepak bola gajah berdampak negatif terhadap PSIS Semarang. Pesona Mahesa Jenar di mata para pemain mulai memudar. Animo pelamar dari luar klub Pengcab PSSI Kota Semarang menurun.

Agar skuad musim depan tetap terbentuk, manajemen Mahesa Jenar akan mempertahankan 37 pemain pengcab, 6 di antaranya kiper. Jika dilakukan banyak pencoretan dan saat dilakukan seleksi dari umum ternyata hasilnya kurang memuaskan, justru akan kesulitan mencari tambahan pemain lagi. Mereka dipertahankan lantaran dari sisi teknik cukup bagus, untuk kategori pemain kelahiran 1994, 1995, dan 1996 dengan ratarata tinggi badan 170 cm.

Sembari melihat kualitas pelamar dari luar, para pemain klub lokal di Semarang itu untuk sementara ini diistirahatkan lebih dulu. Para pemain asli Semarang akan dipadukan dengan para pemain dari luar yang mulai diseleksi pada Jumat (26/12) sore di Stadion Jatidiri, Semarang. “Nama dan nomor telepon pemain sudah kami catat untuk bank data sehingga tidak kesulitan dalam mencari pemain muda. Tidak ada pencoretan dulu, menunggu seleksi dari jalur umum,” kata Pelatih PSIS M Dofir kemarin.

Musim lalu pelamar dari jalur umum PSIS cukup banyak, tak kurang diikuti lebih dari 40 pemain. Beberapa nama adalah pemain beken, seperti Modestus Setiawan dan Indriyanto Nugroho. Dofir menjelaskan, berdasarkan dari kesepakatan dari manajemen, jika nanti pemain dari seleksi umum belum sesuai harapan, porsi pemain lokal Semarang justru akan diperbanyak. “Ada kekhawatiran pelamarnya sedikit. Karena itu, kita lihat dulu besok seperti apa animonya,” ungkap dia.

Seleksi terbuka bebas untuk pemain dari mana saja dengan kriteria khusus pernah bermain di Divisi I nasional. Beberapa nama sudah menghubungi langsung M Dofir, seperti Arifin dan Taufik dari Persitema Temanggung. Kemudian, beberapa mantan pemain Persiku Kudus juga menyatakan keinginannya untuk mencari peruntungan di PSIS. “Kalau mau ikut seleksi silakan, siapa tahu cocok dengan karakter PSIS. Kalau manajemen siap, kami rekrut asal harganya juga sesuai,” tuturnya.

Selain dari pelamar tim Divisi Utama, sejumlah pemain musim lalu yang gagal seleksi sudah menyatakan kesediaannya untuk kembali mencoba peruntungan. Seperti striker Kurnanda Fajar, juga sudah menghubungi tim pelatih. Pemain yang kini membela PS USM itu siap mengikuti seleksi umum pada Sabtu (27/12), karena sehari sebelumnya sedang mengikuti pertandingan di klubnya.

Kemudian juga ada Ipan, tapi pemain tersebut info terakhirnya sedang berada di Jakarta. Pelamar dari jalur umum yang siap mengikuti seleksi rata-rata adalah wajah baru dari tim-tim Divisi Utama di Jawa Tengah, di antaranya Dedek dari Persibangga Purbalingga.

Arif Purniawan
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
46 menit yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
1 jam yang lalu
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
1 jam yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
2 jam yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
2 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved