Rawan Kecelakaan, Pertigaan Pantura Slamet Ditutup Permanen

Kamis, 25 Desember 2014 - 20:42 WIB
Rawan Kecelakaan, Pertigaan...
Rawan Kecelakaan, Pertigaan Pantura Slamet Ditutup Permanen
A A A
PEKALONGAN - Pertigaan Jalur Pantura Kota Pekalongan, tepatnya di pertigaan Jalan Slamet, ditutup secara permanen. Sebabnya, pertigaan pada jalur pantura tersebut rawan kecelakaan.

"Rekayasa lalulintas itu kami lakukan, sebab pertigaan tersebut termasuk rawan kecelakaan," kata Kasatlantas Polresta Pekalongan AKP Pranata, kepada wartawan, Kamis (25/12/2014).

Penutupan itu, lanjut dia, sudah mulai dilakukan Rabu 24 Desember 2014 siang. Penutupan dilakukan dengan memberikan median jalan permanen berupa balok cor.

"Sekarang pengguna jalan dari pantura Jalan KH Mansyur atau dari arah Jakarta yang ingin menuju Jalan Slamet tidak bisa langsung belok ke kanan. Tapi harus melalui perempatan KH Mansyur atau perempatan Ponolawen. Memang agak jauh, namun lebih aman," terangnya.

Diungkapkan, akibat lokasinya yang berada didekat dengan rel serta merupakan jalur padat, membuat jalur tersebut rawan kecelakaan. Puncaknya kecelakaan yang terjadi pada Rabu 23 Desember 2014 lalu yang mengakibatkan seorang pengendara motor tewas terlindas truk.

"Truk besar biasanya harus menghindari tumpukan kendaraan yang akan berbelok ke kanan atau menuju jalan Slamet itu. Agar kejadian itu tidak terulang, kami ajak dishub dan bina marga untuk membuat canstin, barier, atau median jalan secara permanen," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Lantas Dishub Kota Pekalongan M Restu Hidayat membenarkan hal itu. Hal itu dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.

"Memang saat ini pengguna jalan dari arah utara KH Mansyur dilarang belok langsung ke Jalan Slamet dan harus memutar ke Jalan Argopuro atau Jalan Wilis. Kalau pengendara motor bisa lewat gang-gang. Itu demi keselamatan pengguna jalan," tandasnya.

Kabid Binamarga DPU Kota Pekalongan Bambang Sugiharto, menambahkan, pengerjaan mediaan jalan tersebut dilakukan oleh PPK VII Plelen. Sebab jalan tersebut merupakan jalan nasional.

"Rencana panjang median jalan 50 meter, namun sementara dibuat 25 meter dulu. Pengerjaan akan dilanjutkan lagi," ujarnya.
(san)
Berita Terkait
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Potret Atraksi Polisi...
Potret Atraksi Polisi Cilik Adu Keterampilan hingga Variasi Gerak Lalu Lintas di Semarang
Simak! Ini Arti Warna...
Simak! Ini Arti Warna Dasar Rambu Lalu Lintas
Menyambangi Theo Si...
Menyambangi Theo Si Supeltas yang Tak Lelah Memberi Hormat pada Pengendara
Debat Cawapres 2024,...
Debat Cawapres 2024, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan JCC
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved