Ratusan Ribu Warga Subang BAB Sembarangan

Kamis, 25 Desember 2014 - 00:07 WIB
Ratusan Ribu Warga Subang...
Ratusan Ribu Warga Subang BAB Sembarangan
A A A
SUBANG - Sebanyak 400 ribu warga Kabupaten Subang, Jawa Barat, masih buang air besar (BAB) sembarangan karena belum memiliki jamban keluarga.

"Catatan kami, warga yang udah punya jamban pribadi atau WC keluarga sebanyak 76 persen dari total 1,5 juta penduduk. Sisanya, sekitar 24 persen masih suka BAB di sembarangan tempat," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Budi Subiantoro kepada KORAN SINDO seusai kegiatan Deklarasi Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free/ODF) di Kecamatan Compreng yang diikuti 43 desa, kemarin.

Saat ini, kata Budi, dari total 253 desa/kelurahan di Subang, sebanyak 52 persen atau sekitar 139 desa/kelurahan dinyatakan bebas dari perilaku BAB sembarangan.

"Kami targetkan, tiga tahun lagi atau sekitar 2017 mendatang, semua desa/kelurahan di Subang sudah bebas BAB sembarangan, di mana seluruh keluarga sudah memiliki jamban pribadi yang sehat," tuturnya.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Maxi menuturkan, semula desa/kelurahan yang dinyatakan bebas BAB sembarangan hanya 96 desa. Namun, dengan adanya Deklarasi Bebas BAB Sembarangan yang diikuti 43 desa, jumlahnya bertambah menjadi 139 desa/kelurahan.

Sisanya masih belum bebas ODF, karena warganya belum punya jamban sehat atau punya jamban tapi kotorannya dibuang ke sungai.

"Kategori jamban sehat itu jika buang kotorannya ke penampungan khusus tinja atau septic tank. Tapi kalau buangnya ke sungai, itu belum termasuk sehat."

Bupati Subang Ojang Sohandi mengatakan, Program Desa/Kelurahan Bebas BAB Sembarangan (ODF), merupakan bagian dari Program Gapura Serasi (Gerakan pembangunan untuk rakyat sehat, rapi, indah) yang dicanangkan Pemkab Subang.

Saat ini, meski mayoritas warga sudah memiliki jamban sehat, namun masih ada warga yang BAB sembarangan. Mereka kebanyakan berada di daerah yang banyak sungai atau dilewati sungai besar.

Dengan adanya Deklarasi 43 Desa Bebas BAB Sembarangan, pihaknya berharap seluruh masyarakat Subang termotivasi untuk berperilaku hidup sehat.

"Deklarasi Bebas BAB Sembarangan dilakukan di Compreng bukan berarti wilayah ini tidak sehat, tapi Compreng harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan pola hidup sehat dan bersih," pungkas Ojang.
(zik)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
10 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
7 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved