Dedi Intensifkan Razia Miras

Rabu, 24 Desember 2014 - 10:51 WIB
Dedi Intensifkan Razia...
Dedi Intensifkan Razia Miras
A A A
PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengintensifkan razia minuman keras (miras). Komitmen Dedi untuk mengatasi peredaran minuman memabukkan diwilayah Purwakarta tidak main-main.

Orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta ini langsung turun kelapangan memimpin operasi. “Kalau saya sudah maju tidak akan mundur. Semua harus tuntas. Beginilah saya,” kata Dedi saat ditanya wartawan di lokasi razia Senin (22/12) malam. Dalam operasi miras tersebut dirinya tidak mau hanya duduk di dalam mobil kemudian melihat anak buahnya merazia. Dedi memilih duduk di atas mobil patroli jenis pikap berbaur bersama anggota Satpol PP, dan menyisir sejumlah toko jamu dan kios penjual minuman haram tersebut.

Dedi lansung berkomunikasi dengan pemilik kios dan memeriksa langsung. Setelah itu, dia mengambil miras-miras yang ada di kios dan toko, baik yang memiliki kadar alkohol tinggi maupun rendah. Razia miras yang dikomandoi langsung bupati ini berlangsung hingga dini hari kemarin. Hasilnya cukup mencengangkan ratusan botol miras dan miras oplosan yang sudah di bungkus dengan plastik berhasil diamankan.

Miras tersebut, lanjut Dedi, akan dihancurkan Jumat (26/12). Selain itu, dia menginstruksikan warung jamu dan penjual miras dan miras oplosan untuk dihancurkan hari ini. “Purwakarta harus bersih dengan keberadaan miras. Apalagi miras oplosan. Untuk itu kami bersikap tegas. Mulai 2015 mendatang dipastikan di Purwakarta tidak ada lagi miras yang dijual bebas. Semua toko penjual miras akan kami tutup. Apa lagi jika tidak memilki IMB, akan kami bongkar,”tutur Dedi.

Dalam razia tersebut, tidak banyak aparat kepolisian yang dilibatkan. Pengawalan razia lebih ditekankan pada aparat yang ada pada sistem pemerintahan, seperti dari pihak desa/ kelurahan setempat, yang lokasinya terdapat tempat-tempat penjual miras. Setelah melihat langsung kelapangan Dedi mengaku miris dan prihatin, karena peredaran miras di wilayah kerjanya sudah semakin merajalela.

Bahkan, banyak penjual miras yang berkedok usaha lain, seperti bengkel, warung nasi dan toko jamu. Tak heran jika masyarakat bisa bisa membeli barang haram itu dengan mudah. Dedi menyebutkan, ratusan botol minuman keras berbagai merek dan miras oplosan saat ini diamankan di rumah dinasnya.

Dia mengaku kamarnya saat ini penuh dengan barang bukti hasil razia tersebut. Rencananya, kata Dedi, razia akan terus berlanjut. Pasalnya ada beberapa tempat yang belum disisir.

Didin Jalaludin
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
7 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved