Klaster dan Town House Memikat

Selasa, 16 Desember 2014 - 10:53 WIB
Klaster dan Town House...
Klaster dan Town House Memikat
A A A
Rumah untuk berlindung adalah kebutuhan dasar manusia. Selain kenyamanan, keamanan menjadi faktor penentu kenapa orang beli rumah untuk keluarganya. Klaster dan town house menjadi pilihan konsumen karena memiliki kelebihan dalam hal keamanan.

Pasalnya konsep perumahan town housedan klaster menawarkan akses pintu masuk dengan sistem satu pintu atau single gate. Keamanan penghuni rumah pun lebih terkontrol. Terlebih setiap tamu yang datang terdata dan diminta identitas di pos penjagaan sebelum mereka berkunjung ke rumah yang dituju. Perumahan ini juga menawarkan suasana yang lebih tertutup dan tenang, sehingga para penghuni rumah jauh dari aktivitas lalu lalang pengguna kendaraan umum.

Pemilik beserta anggota keluarganya bisa menikmati suasana yang lebih tenang tanpa kebisingan dan meminimalisasi debu. Selain itu, memiliki hunian rumah di kawasan seperti ini tentu bisa memberikan keleluasaan bagi anak pemilik rumah. Anak-anak mereka bisa bermain nyaman di sejumlah fasilitas umum yang disediakan pihak pengembang.

Umumnya di perumahan seperti ini telah tersedia fasilitas untuk berolahraga dan kebu tuhan beribadah seperti lapang an olahraga, taman bermain, musala, dan kolam renang. Kelebihan lainnya yakni setiap rumah dalam kawasan ini biasanya telah dilengkapi pemasangan listrik, telepon, dan pengairan. Itu tentu berbeda bila anda membangun rumah sendiri, dimana berbagai kebutuhan harus dipersiapkan secara sendiri.

Tak kalah penting memiliki hunian rumah seperti ini tentu memberikan prestise tersendiri. Saat ini tawaran perumahan seperti ini banyak di tawarkan kepada calon konsumen baik di wilayah Bandung, Jakarta, Bogor, Depok. Konsepnya sendiri lebih minimalis. Meski memiliki kesamaan soal privasi, namun kedua jenis rumah yang ditawarkan dalam dua konsep perumahan itu tetap memiliki perbedaan.

Misalnya saja pada perumahan jenis town house, tipe rumah, ukuran, dan desainnya hampir sama antara satu rumah dengan rumah lainnya. Jumlah rumahnya terbatas, biasanya antara 10-50 rumah atau 50-100 rumah. “Town house tidak berbeda jauh dengan apartemen. Hanya saja apartemen itu bentuknya vertikal sementara town houseitu apartemen versi horisontal,” ujar Managing Director Urban Development Modernland Realty Andy K Natanael, seperti dikutip dari Okezone.

Sementara untuk perumahan jenis klaster, lahan lebih luas sehingga jumlah rumahnya juga lebih banyak. Rumah klaster bisa mencapai 200- 400 rumah, yang terbagi menjadi kelompok berdasarkan tipe rumah. Untuk membedakan rumah jenis klaster dan town house bisa dilihat dari fasilitas. Pada rumah tipe klaster, memiliki fasilitas yang berbeda antara klaster satu dengan yang lainnya.

Sementara pada tipe town house fasilitas menjadi milik bersama. “Misalkan kolam berenang di setiap klaster memiliki fasi litas nya masing-masing. Sem en tara kolam berenang di town house milik bersama,” ujar Andy. Meski demikian untuk soal harga, rumah yang ditawarkan dalam dua konsep itu tetap sama. Harga jual rumah tetap bergantung pada lokasi rumah, besaran rumah, dan fasilitas yang diberikan oleh pengembang.

Minus Garasi dan Warung

Saat ini tawaran rumah di kawasan tersebut memang banyak dimina - ti calon konsumen. Namun dengan berbagai keunggulan fasilitas yang disediakan, perumahan seperti ini bisa saja memberikan masalah kepada penghuni rumah. Misalnya saja dalam keterbatasan garasi Dengan perumahan jenis klaster tipe kecil atau town house umumnya memiliki luas garasi yang terbatas.

Sehingga jika penghuni memiliki mobil lebih dari satu, maka penghuni harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk mem perluas carport. Umumnya solusi yang banyak ditempuh oleh pemilik rumah adalah menggunakan lahan umum di depan rumah, dan tentu hal itu dapat menggangu aktivitas tetangga Persoalan lain yang mungkin bisa menjadi kendala calon konsumen yakni terbatas mengakses penjaja makanan dan jauhnya warung.

Hal itu tentu bisa menjadi persoalan serius ketika kebutuhan rumah habis, sementara akses mini market berada di luar perumahan tersebut.

Heru Muthahari/ Okezone
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
2 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
2 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
3 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
3 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
4 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
4 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved