Cagar Budaya Kawasan Pecinan Terancam Hilang

Selasa, 16 Desember 2014 - 00:01 WIB
Cagar Budaya Kawasan...
Cagar Budaya Kawasan Pecinan Terancam Hilang
A A A
SEMARANG - Salah satu kawasaan heritage di Kota Semarang yakni Pecinan terancam kehilangan identitas. Sebab, banyak rumah asli peninggalan sejarah yang ada di kawasan itu telah dipugar dan tidak lagi menggambarkan arsitektur original China.

Pantauan sindonews.com di lapangan, deretan bangunan yang ada di kawasan Pecinan Semarang memang tidak jauh berbeda dengan bangunan masa kini. Bangunan berderet yang didominasi ruko-ruko itu tidak terlihat istimewa dan jauh dari kesan bangunan tua.

“Memang sebagian besar bangunan di lokasi ini telah dipugar oleh para pemiliknya. Bangunan yang masih asli seperti peninggalan nenek moyang hanya tersisa tiga buah saja,” kata Manajer Operasional Warung Semawis Pecinan, Ling ling, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Tiga bangunan asli tersebut, lanjut Ling ling, terletak di Gang Besen dan Gang Tengah Pecinan Semarang. Bangunan-bangun itu masih mempertahankan bentuk aslinya, seperti saat dahulu.

“Yang menjadi cirinya adalah pintu, atap, jendela dan penyangga atap dipenuhi ornament khusus berupa ukiran. Kami biasa menyebut ornament ukiran pada rumah itu dengan sebuatan teratai,” imbuhnya.

Terkikisnya identitas Pecinan tersebutm kata Ling ling, membuatnya resah. Pihaknya berharap Pemkot Semarang melakukan penyelamatan terhadap bangunan di lokasi itu agar dapat lestari hingga generasi penerus.

“Kami harap Pemkot Semarang segera mengambil tindakan agar kawasan ini tetap lestari dengan peninggalan sejarahnya,” tegasnya.

Ling ling menambahkan, dulu bangunan asli di kawasan Pecinan itu masih cukup banyak. Tercatat, lebih dari sepuluh bangunan yang merupakan peninggalan nenek moyang.

“Namun lama-lama teus menghilang. Bahkan ada satu bangunan asli yang sengaja dirobohkan hanya untuk keperluan lokasi parker sebuah perusahaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komunitas Pegiat Sejarah (KPS) Semarang Yunantyo Adi S juga sangat menyayangkan semakin terkikisnya bangunan bersejarah di kawasan Pecinan. Sebab, hal itu jelas sangat merugikan khususnya bagi Pemkot Semarang.

“Kawasan pecinan kan sudah ditetapkan sebagai salah satu kawasan cagar budaya di Kota Semarang. Jadi, kelestariannya harus terus dijaga termasuk bangunan-bangunannya,” kata dia.

Kelemahan yang saat ini ada lanjut Yunantyo adalah tidak adanya SK Walikota yang menyebut satu persatu gedung yang dinyatakan sebagai benda cagar budaya di lokasi itu.

“Penyelamatan bias dilakukan dengan pendataan ulang, penyelamatan gedung yang masih bisa diselamatkan dan melakukan pemugaran kembali ke bentuk asli pada gedung yang masih memungkinkan dipugar. Saya rasa Pemkot harus segera melakukan hal itu untuk menjaga kelestarian kawasan Pecinan,” pungkasnya.
()
Berita Terkait
Eksotiknya Situs Prasejarah...
Eksotiknya Situs Prasejarah Liang Panning, Surga Tersembunyi di Pelosok Maros
Galeri Nasional Kembali...
Galeri Nasional Kembali Dibuka dengan Prosedur Kunjungan Baru
Mengenal Tugu Leitje...
Mengenal Tugu Leitje di Pemalang yang Kini Dijadikan Cagar Budaya
Jembatan Cagar Budaya...
Jembatan Cagar Budaya di Kediri Kembali Dibuka
Pemprov DKI Tetapkan...
Pemprov DKI Tetapkan 14 Cagar Budaya, Ini Daftarnya
Jokowi Minta Jejak Peradaban...
Jokowi Minta Jejak Peradaban Dilestarikan
Berita Terkini
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
9 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
1 jam yang lalu
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
2 jam yang lalu
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
2 jam yang lalu
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
9 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
9 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved