Donor 100 Kali, 19 Warga Dapat Penghargaan dari Presiden
Sabtu, 13 Desember 2014 - 12:06 WIB
Donor 100 Kali, 19 Warga Dapat Penghargaan dari Presiden
A
A
A
SEMARANG - Sebanyak 19 warga Kota Semarang bakal menerima penghargaan Satya Lencana dari Presiden Joko Widodo lantaran konsisten mendonorkan darahnya hingga 100 kali.
Penghargaan rencananya diberikan pada Selasa (16/2) mendatang di Jakarta. Rombongan 19 warga itu kemarin bertemu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota. Mereka adalah Darmo Walujo Wibowo, Daryono, Slamet Widodo, Teguh Setiawan, Tunggul Djoko, Sugito, AX Yani Mardi, Naryanto, Nur Bambang, Suhartono, Widyo Hartoko, Achmad Aminudin, Bambang Wahyono, Eddyanto Hadi, Lukman Setiadi, Rahayuwono, Sis Irianto, Sukiyat, dan Syarif Hidayat.
Hendi, panggilan wali kota, memberikan apresiasi kepada para warga dan PMI (Palang Merah Indonesia). Dengan diterimanya penghargaan Satya Lencana diharapkan menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik kepada sesama. “Saya harap masyarakat lain dapat terpacu untuk berbuat hal sama. Donor darah perbuatan mulia dan menyehatkan,” katanya.
Melalui kegiatan donor darah, kata wali kota, dapat menanamkan komitmen bahwa hidup tidak hanya untuk diri sendiri. Karena setiap orang adalah makhluk sosial dan wajib memberikan darma baktinya untuk orang lain. “Saya harap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk kebaikan bersama,” ujarnya.
Achmad Aminudin, salah satu pendonor penerima penghargaan dari presiden mengatakan, bisa konsisten memberikan donor darah sampai 100 kali karena terpanggil rasa kemanusiaannya. Dia sering melihat orang kesusahan mencari darah untuk kebutuhan keluarganya yang sakit.
Tidak jarang, dia merasa bersalah jika melihat orang yang butuh darah tapi tidak dapat mendonorkan darahnya. Apalagi jika itu korban kecelakaan karena nyawa taruhannya.
M Abduh
Penghargaan rencananya diberikan pada Selasa (16/2) mendatang di Jakarta. Rombongan 19 warga itu kemarin bertemu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota. Mereka adalah Darmo Walujo Wibowo, Daryono, Slamet Widodo, Teguh Setiawan, Tunggul Djoko, Sugito, AX Yani Mardi, Naryanto, Nur Bambang, Suhartono, Widyo Hartoko, Achmad Aminudin, Bambang Wahyono, Eddyanto Hadi, Lukman Setiadi, Rahayuwono, Sis Irianto, Sukiyat, dan Syarif Hidayat.
Hendi, panggilan wali kota, memberikan apresiasi kepada para warga dan PMI (Palang Merah Indonesia). Dengan diterimanya penghargaan Satya Lencana diharapkan menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik kepada sesama. “Saya harap masyarakat lain dapat terpacu untuk berbuat hal sama. Donor darah perbuatan mulia dan menyehatkan,” katanya.
Melalui kegiatan donor darah, kata wali kota, dapat menanamkan komitmen bahwa hidup tidak hanya untuk diri sendiri. Karena setiap orang adalah makhluk sosial dan wajib memberikan darma baktinya untuk orang lain. “Saya harap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk kebaikan bersama,” ujarnya.
Achmad Aminudin, salah satu pendonor penerima penghargaan dari presiden mengatakan, bisa konsisten memberikan donor darah sampai 100 kali karena terpanggil rasa kemanusiaannya. Dia sering melihat orang kesusahan mencari darah untuk kebutuhan keluarganya yang sakit.
Tidak jarang, dia merasa bersalah jika melihat orang yang butuh darah tapi tidak dapat mendonorkan darahnya. Apalagi jika itu korban kecelakaan karena nyawa taruhannya.
M Abduh
(ftr)